BALI — Restrukturisasi ini menandai perubahan besar dalam strategi bisnis Gore, yang dikenal sebagai produser Broadway dengan koleksi lebih dari 25 piala Tony Awards. Melalui penggabungan ini, John Gore Studios dan The John Gore Organization akan berkoordinasi lebih erat untuk lini bisnis film, televisi, dan teater di bawah satu visi strategis.
Dari Nol ke Tujuh Film dalam 18 Bulan
Gore mengapresiasi kontribusi Strong yang dinilainya luar biasa. Dalam pernyataan resminya, ia menyebut tim yang dipimpin Strong berhasil membawa bisnis dari nol hingga memproduksi tujuh film panjang hanya dalam kurun 18 bulan.
“Hilary dan tim membawa bisnis ini dari nol menjadi tujuh film dalam 18 bulan, yang pasti sebuah rekor—sambil terus mengasah warisan Hammer Films dan berekspansi ke teknologi baru serta bisnis pelengkap untuk membuka jalan bagi masa depan,” ujar Gore.
Strong juga tercatat sebagai produser eksekutif untuk enam judul pertama John Gore Studios. Di bawah kepemimpinannya, studio yang baru diluncurkan pada Januari 2025 ini sempat menggarap proyek biopik Wallis Sampson yang dibintangi Joan Collins.
Rekam Jejak Panjang di Industri Kreatif
Sebelum bergabung dengan John Gore Studios, Strong adalah pendiri dan CEO International Literary Properties, perusahaan yang mengelola warisan karya sejumlah penulis. Ia juga pernah menjabat sebagai Chief Executive untuk The Anthology Group dan Agatha Christie Limited, serta Managing Director Acorn Productions.
Kariernya di industri hiburan semakin lengkap setelah sebelumnya bekerja di Chorion dan Hat Trick Productions, dua rumah produksi asal Inggris yang cukup disegani.
Alasan Di Balik Restrukturisasi
Langkah ini diambil Gore untuk menyatukan dua entitas bisnisnya, yaitu John Gore Studios di Inggris dan The John Gore Organization di AS. Dengan struktur baru, Gore akan memimpin langsung kedua operasional perusahaan.
Portofolio Gore sendiri mencakup sejumlah judul teater legendaris seperti Oklahoma!, Dear Evan Hansen, dan Hello, Dolly!. Melalui The John Gore Organization, ia juga memiliki Broadway Across America, Broadway.com, dan The Broadway Channel.
Sementara itu, di Inggris, John Gore Studios telah mengakuisisi beberapa perusahaan pendukung, termasuk spesialis produksi AI Deep Fusion, Hilltop Screen milik Hilary Bevan Jones, dan Angel Costumes.
Apa Langkah Hilary Strong Selanjutnya?
Belum ada kepastian mengenai proyek terbaru Strong setelah meninggalkan jabatannya. Pihak perusahaan hanya menyebut ia akan tetap menjadi “sahabat dan pendukung John Gore Studios” sembari mengeksplorasi peluang baru.
“Saya menikmati waktu saya bekerja dengan John dan tim hebat yang kami bentuk untuk menciptakan John Gore Studios. Saya akan selalu berterima kasih kepada John atas kesempatan ini, tetapi kami berdua sepakat bahwa dengan perubahan bentuk bisnis global ini, pekerjaan saya di sini telah selesai. Saya mendoakan kesuksesan tim di masa depan,” ujar Strong. Ia juga tercatat sebagai eksekutif produser untuk enam dari tujuh film pertama studio tersebut.