Pencarian

Pelindo Bengkulu Nyalakan Crane Listrik Pertama, Bongkar Muat Tanpa Solar

Senin, 24 Agustus 2026 • 17:18:01 WIB
Pelindo Bengkulu Nyalakan Crane Listrik Pertama, Bongkar Muat Tanpa Solar
Crane listrik pertama di Pelabuhan Bengkulu mulai beroperasi untuk bongkar muat petikemas tanpa menggunakan solar.

BALI — Pelabuhan Bengkulu mencatat sejarah baru dalam operasionalnya. Untuk pertama kalinya, alat bongkar muat petikemas di pelabuhan tersebut beroperasi tanpa mengonsumsi bahan bakar minyak.

General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, menyatakan langkah ini bukan sekadar pergantian mesin. Ada dua target yang ingin dicapai sekaligus: efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan.

“Transformasi ini bukan hanya soal mengganti sumber energi. Ada aspek efisiensi operasional dan keberlanjutan yang ingin kami capai secara bersamaan,” ujar Dimas, Senin (24/8/2026).

Efisiensi Biaya dan Emisi yang Lebih Rendah

Sebelumnya, GLC di Pelabuhan Bengkulu bergantung penuh pada solar untuk mengangkat kontainer dari kapal ke dermaga. Kini, dengan beralih ke listrik, perusahaan bisa memangkas pengeluaran energi secara signifikan.

“Dengan beralih dari solar ke listrik, kami dapat melakukan efisiensi biaya operasional. Di saat yang sama, aktivitas bongkar muat dapat dilakukan dengan dukungan energi yang lebih bersih,” katanya.

Dampak lingkungannya pun langsung terasa. Tingkat kebisingan alat menjadi lebih rendah dan emisi langsung yang dihasilkan selama kegiatan bongkar muat berkurang drastis.

Dukungan untuk Agenda Danantara

Transformasi ini sejalan dengan agenda besar transformasi BUMN melalui Danantara. Konsep Green Port yang diusung mendorong pengelolaan pelabuhan yang hemat energi, rendah emisi, dan berorientasi jangka panjang.

Dimas menegaskan bahwa setiap perubahan yang dilakukan harus memberikan manfaat nyata, baik bagi perusahaan maupun pengguna jasa.

“Kami ingin setiap transformasi memberikan manfaat yang nyata. Pelayanan semakin baik, biaya operasional lebih efisien, dan dampak terhadap lingkungan juga semakin kecil,” tegasnya.

Kapasitas Operasional yang Lebih Fleksibel

Pengoperasian perdana GLC listrik untuk kapal petikemas menjadi langkah strategis dalam meningkatkan fleksibilitas terminal. Peralatan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan Pelindo Regional 2 Bengkulu kepada para pengguna jasa pelabuhan.

Ke depan, Pelindo Regional 2 Bengkulu berkomitmen mengembangkan operasional dengan mengedepankan produktivitas, keselamatan kerja, dan kepedulian terhadap lingkungan. Langkah ini menjadi fondasi bagi pelabuhan yang lebih modern dan berkelanjutan di masa mendatang.

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bengkulutoday.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks