Pencarian

Samir Salurkan Pembiayaan Digital Rp85 Miliar untuk UMKM di Bali dan Nusa Tenggara, Tembus 17 Ribu Peminjam

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:26:01 WIB
Samir Salurkan Pembiayaan Digital Rp85 Miliar untuk UMKM di Bali dan Nusa Tenggara, Tembus 17 Ribu Peminjam
Samir mencatatkan penyaluran pembiayaan digital Rp85 miliar kepada lebih dari 17 ribu peminjam UMKM di Bali dan Nusa Tenggara.

BADUNG — Pertumbuhan pembiayaan digital di kawasan timur Indonesia menunjukkan akselerasi signifikan. Samir, platform pinjaman daring yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengungkapkan capaian ini seiring meningkatnya literasi keuangan masyarakat dan kepercayaan terhadap layanan keuangan digital yang transparan.

Wilayah Bali dan Nusa Tenggara kini masuk jajaran lima besar nasional dalam penyaluran pembiayaan Samir. Kontribusi tersebut turut menopang kinerja perusahaan secara keseluruhan yang per Juli 2026 telah menyalurkan dana lebih dari Rp2,6 triliun kepada sekitar 600 ribu peminjam di seluruh Indonesia.

Komitmen Perusahaan di Ajang Fintech Lending Days 2026

Komitmen Samir untuk memperkuat ekosistem UMKM direalisasikan melalui partisipasi aktif dalam ajang tahunan Fintech Lending Days (FLD) 2026. Forum yang diselenggarakan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) pada 20–21 Agustus 2026 di Bali Sunset Road Convention Center ini mengusung tema "Advancing Indonesia's Digital Financing Ecosystem".

Direktur Utama Samir, Handy Juniandri, menyatakan keikutsertaan perusahaan dalam forum tersebut menjadi momentum penting untuk membangun jejaring lintas lembaga dan berdialog dengan regulator.

"Pertumbuhan ini juga sejalan dengan terus bertambahnya jumlah peminjam dari masyarakat maupun para pelaku UMKM di Bali & Nusa Tenggara yang telah menembus hingga lebih dari 17 ribu peminjam, menegaskan tingkat kepercayaan terhadap layanan pindar Samir yang terus meningkat," ujar Handy Juniandri dalam keterangan tertulisnya.

Ekspansi Beriringan dengan Prinsip Kehati-hatian

Kendati mencatatkan pertumbuhan ekspansif, manajemen Samir menegaskan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Sebagai entitas di bawah pengawasan ketat OJK, ekspansi bisnis harus beriringan dengan penguatan tata kelola perusahaan yang baik dan disiplin manajemen risiko.

Secara kumulatif sejak awal berdiri, perusahaan telah menyalurkan total pembiayaan mencapai Rp7,6 triliun kepada lebih dari 1,9 juta penerima pinjaman. Angka ini menunjukkan kepercayaan publik yang terus tumbuh terhadap layanan pinjaman daring legal.

Sinergi dengan Tiga Bank Nasional

Dalam memperkuat struktur pendanaan, Samir telah menggandeng 11 institutional lender. Tiga di antaranya berasal dari sektor perbankan konvensional dan digital terkemuka di tanah air, yakni PT Bank Neo Commerce Tbk, PT Super Bank Indonesia Tbk, dan PT Bank Sahabat Sampoerna.

Keterlibatan tiga institusi perbankan besar tersebut menjadi bukti bahwa infrastruktur teknologi dan sistem mitigasi risiko yang diimplementasikan Samir memiliki standar kredibilitas tinggi dan dipercaya industri perbankan formal.

"Samir kini tidak lagi sekadar menjadi alternatif pembiayaan, melainkan berperan strategis dalam memperluas akses keuangan, mendukung pertumbuhan bisnis UMKM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab," tutup Handy.

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarnusa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks