BALI — Disney+ resmi mengakuisisi hak tayang jendela kedua untuk serial komedi-drama RTÉ dan BBC, The Walsh Sisters, di wilayah Inggris. Kesepakatan itu ditutup distributor Cineflix Rights, menyusul status musim pertama sebagai drama RTÉ dengan rating tertinggi dalam dua tahun terakhir. Serial ini juga telah terjual ke sejumlah pasar Eropa dan Amerika Serikat.
Disney+ menjadi salah satu pembeli terbaru serial The Walsh Sisters, produksi bersama penyiar Irlandia RTÉ dan BBC. Hak yang diambil adalah jendela kedua untuk Inggris, sehingga serial ini baru tayang di Disney+ setelah penayangan di BBC.
Kesepakatan tersebut ditangani Cineflix Rights selaku distributor. Sebelumnya, Stan sudah lebih dulu mengambil hak tayang untuk Australia, sementara platform Howdy milik Roku baru saja mengakuisisi hak untuk pasar Amerika Serikat.
Dasar Buku Marian Keyes
The Walsh Sisters diangkat dari seri novel karya penulis laris Marian Keyes. Ceritanya mengikuti keluarga Walsh yang terdiri dari lima saudari, ibu, dan ayah mereka yang dibuat bingung oleh tingkah anak-anaknya.
Latar cerita dan proses syuting berlangsung di kampung halaman keluarga itu di Dublin. Serial ini menyoroti kehidupan para saudari yang berantakan namun hangat, termasuk rahasia, perseteruan keluarga, hingga momen-momen penuh kehangatan.
Rating Tertinggi RTÉ dalam Dua Tahun
Musim pertama The Walsh Sisters tercatat sebagai drama RTÉ dengan rating tertinggi dalam dua tahun terakhir. Catatan itu menjadi salah satu alasan serial ini cepat menarik minat pembeli internasional.
BBC dan RTÉ sendiri telah memberi lampu hijau untuk musim kedua yang kini dalam proses produksi. Kelima pemeran utama dipastikan kembali, yakni Caroline Menton, Danielle Galligan, Máiréad Tyers, Stefanie Preissner, dan Louisa Harland.
Selain berakting, Preissner juga bertugas mengadaptasi buku-buku Keyes untuk televisi. Aidan Quinn dan Carrie Crowley kembali memerankan orang tua kelima saudari tersebut.
Pasar Eropa hingga Amerika
Penjualan hak tayang The Walsh Sisters merambah sejumlah wilayah. TV2 di Norwegia, TV4 di Swedia, dan MTV Oy di Finlandia ikut mengambil serial ini, begitu pula Pickbox untuk kawasan Balkan dan Yes untuk Israel.
Untuk pasar Asia Pasifik, hak tayang dipegang TVNZ, sementara BBC mengambil hak untuk Belanda. Transaksi untuk wilayah Nordik dan Disney+ ditangani Sandra Piha, SVP Sales Pan-Regional, UK, Eire, dan Nordics di Cineflix Rights.
"Komedi, drama, dan emosi yang terjalin dalam kehidupan keluarga Walsh yang erat serta orang-orang terdekat mereka benar-benar diterima hati penonton," ujar Sandra Piha dalam pernyataannya.
Ia menambahkan pihaknya senang bisa membawa serial ini ke lebih banyak penonton di seluruh dunia lewat sejumlah kesepakatan terbaru, dan menantikan kelanjutan kisah keluarga Walsh di musim kedua.
Siapa Produsernya
The Walsh Sisters diproduksi Cuba Pictures, bagian dari Vice Studios, bersama Metropolitan Pictures untuk RTÉ. Produksi ini berjalan atas kerja sama dengan BBC, Screen Ireland, dan Cineflix Rights.
Masuknya Disney+ menambah daftar platform global yang memburu drama bersetting keluarga dari pasar Eropa. Bagi penonton Indonesia, keputusan pembelian hak tayang ini menjadi sinyal bahwa serial berbasis novel populer masih jadi incaran utama layanan streaming.