MANGUPURA — Pembukaan ditandai pemukulan gong oleh Bupati didampingi Wakil Bupati Badung yang juga Ketua FKUB Badung Bagus Alit Sucipta. Dalam sambutannya, Adi Arnawa menekankan Lokasabha bukan sekadar forum pemilihan pengurus baru.
"Saya berharap Lokasabha tidak hanya dimaknai sebagai forum pemilihan pengurus baru, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan," ujar Bupati.
Menurutnya, program yang sudah berjalan baik perlu dipertahankan. Sementara program yang masih butuh penyempurnaan mesti ditingkatkan sesuai kebutuhan umat.
PHDI Diminta Tanggap soal Persoalan Umat
Adi Arnawa menegaskan PHDI berperan strategis sebagai perekat persatuan umat Hindu. Lembaga keumatan itu dituntut peka dan hadir memberi solusi bijak tanpa diskriminasi atas persoalan yang berkembang di masyarakat.
"Ketika ada persoalan yang menyangkut umat, PHDI harus hadir dan tanggap. Berikan pemahaman serta masukan yang benar sehingga persoalan dapat diselesaikan dengan baik," katanya.
Bupati juga mengingatkan agar tidak ada tindakan diskriminatif yang bisa mengganggu kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat.
Agenda Evaluasi dan Program Keumatan
Sekretaris PHDI Badung I Wayan Sukarya menjelaskan, Lokasabha XI menjadi wadah evaluasi kepengurusan 2021–2026 sekaligus merumuskan arah kebijakan ke depan. Sejumlah pokok pikiran menjadi perhatian, mulai dari pelaksanaan karya agung Panca Wali Krama hingga penguatan program keumatan lewat metode Focus Group Discussion (FGD) dan simakrama.
Pembahasan ke depan difokuskan pada pengembangan pendidikan berbasis Hindu, keberadaan pura subak, pura ikatan kelompok masyarakat, hingga pendalaman kitab suci. Sukarya menyampaikan terima kasih atas dukungan pendanaan dari hibah Pemkab Badung.
Dihadiri Pandita hingga Forkopimda
Agenda itu turut dihadiri Ida Dharma Upapathi PHDI Kabupaten Badung beserta para pandita, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Badung, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Badung. Hadir pula Ketua PHDI kabupaten/kota se-Bali, Bendesa Madya Majelis Desa Adat Badung beserta jajaran Bendesa Alitan, serta Ketua WHDI Badung Putu Yunita Oktarini.
Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Badung dan sejumlah undangan lain juga mengikuti pembukaan Lokasabha XI tersebut.