TABANAN — Dalam upacara tersebut, Brigjen Taufik Hanafi bertindak selaku Inspektur Upacara dan membacakan amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Putra Widiastawa. Hadir mendampingi, Danrem 163/Wira Satya, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar, S.H., serta para Dan/Kabalak Kodam IX/Udayana dan tamu undangan.
Amanat Pangdam menyampaikan ucapan selamat kepada para bintara remaja yang berhasil menyelesaikan pendidikan dan resmi dilantik sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. Keberhasilan itu disebut sebagai buah dari perjuangan, pengorbanan, disiplin, ketekunan, dan semangat pantang menyerah selama menjalani pendidikan.
Pendidikan Berakhir, Pengabdian Infanteri Dimulai
Pangdam menegaskan bahwa berakhirnya pendidikan bukan akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian sebagai prajurit Infanteri. Para bintara dituntut memiliki profesionalisme, ketahanan fisik dan mental, serta kemampuan bertempur tinggi untuk menghadapi tantangan tugas ke depan.
Penekanan lain, para prajurit diminta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pedoman yang dipegang adalah Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, disertai latihan keprajuritan yang terarah dan berkelanjutan.
Dituntut Jadi Teladan dan Pemimpin bagi Anggota
Para bintara diharapkan mampu menjadi teladan, pembimbing, sekaligus pemimpin bagi anggota. Kehormatan, loyalitas, integritas, dan profesionalisme prajurit TNI AD disebut sebagai nilai yang wajib dijunjung.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada Komandan lembaga pendidikan, para pengasuh, pelatih, tenaga pendidik, dan seluruh unsur pendukung. Dedikasi mereka dinilai membentuk prajurit yang tangguh dan profesional.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para orang tua dan keluarga atas doa serta dukungan yang mengiringi perjuangan para prajurit selama pendidikan.
Bekal Ilmu Dibawa ke Satuan Masing-Masing
Melalui penutupan pendidikan ini, para Bintara Infanteri diharapkan mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan nilai keprajuritan yang diperoleh. Mereka dituntut menjadi prajurit disiplin, loyal, dan profesional, serta memberi kontribusi terbaik bagi satuan, masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.