KARANGASEM — Warga Lingkungan Pande, Semarapura Kelod Kangin, Kabupaten Klungkung, itu tiba di lokasi sekitar pukul 06.30 WITA bersama dua rekannya untuk memancing. Petaka datang tiga jam kemudian, sekitar pukul 09.30 WITA, ketika Mahendra mendadak kehilangan keseimbangan dan terpeleset dari tebing karang.
Dua rekannya sempat berupaya menolong dengan menyodorkan sebatang bambu dari atas tebing. Derasnya arus laut menyapu tubuh korban lebih cepat dari upaya penyelamatan itu, hingga ia hilang dari pandangan.
Laporan Diterima SAR Denpasar pukul 10.50 WITA
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian pada pukul 10.50 WITA dari saksi I Wayan Sukarya. Tujuh personel Pos SAR Karangasem langsung dikerahkan dan tiba di lokasi dalam waktu 20 menit.
Tim di lokasi mengoordinasikan operasi pencarian bersama warga setempat serta unsur terkait. Pencarian tahap awal diluncurkan pukul 11.45 WITA menggunakan perahu karet yang menyisir perairan sekitar lokasi kejadian.
"Secara bersamaan, Search and Rescue Unit (SRU) Darat bergerak melakukan penyisiran menyusuri garis Pantai Pasir Putih," ujar Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Putu Handika Bhayangkara, Senin (26/10/2026).
Aqua Eye Dikerahkan, Pencarian Diperluas pukul 15.30 WITA
Hingga sore hari, pencarian belum membuahkan hasil. Tim SAR memperluas area operasi pada pukul 15.30 WITA dan mengerahkan alat pemindai bawah air Aqua Eye untuk mengidentifikasi keberadaan korban di sekitar titik tenggelam.
Pemantauan dari tebing-tebing tinggi Bukit Asah turut diperketat. Putu Handika menyebut kondisi cuaca sangat mendukung dan tidak ada kendala signifikan, namun keberadaan korban belum berhasil ditemukan.
"Hingga pukul 17.30 WITA, hasil pencarian masih nihil. Operasi SAR sementara dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi," kata Putu Handika.
Radius Penyisiran Diperluas pada Hari Kedua
Operasi pencarian hari pertama melibatkan tim SAR gabungan: Pos SAR Karangasem, Bakamla RI, Polsek Karangasem, Polairud Polres Karangasem (Pos Kubu dan Padangbai), Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Bugbug, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, pihak keluarga, hingga warga setempat.
"Rencananya, pencarian hari kedua akan difokuskan pada perluasan radius penyisiran di titik perkiraan pergerakan arus laut," paparnya.
Pantai Bukit Asah dikenal memiliki tebing karang curam yang langsung berbatasan dengan laut lepas. Warga dan pendatang yang memancing di kawasan tersebut diminta tetap menjaga jarak dari bibir tebing, terutama saat gelombang tinggi.