GIANYAR — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wanayu, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Senin (24/8/2026). Sebuah sepeda motor Honda Vario yang dikendarai I Made Sudiarya (63) bertabrakan keras dengan truk Hino bermuatan pasir hingga mengakibatkan korban tewas di tempat kejadian.
Peristiwa nahas ini bermula saat korban melaju dari arah Jalan Raya Bedulu menuju Jalan Raya Wanayu. Di lokasi kejadian, sepeda motor korban tiba-tiba berserempetan dengan kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya.
Benturan samping itu membuat pengendara kehilangan kendali. Motor oleng dan masuk ke jalur kanan arah berlawanan, tepat saat truk Hino bermuatan pasir melintas dari arah berlawanan. Jarak yang terlalu dekat membuat benturan keras tak terhindarkan.
Korban Meninggal Sebelum Sampai Rumah Sakit
Akibat benturan tersebut, I Made Sudiarya mengalami luka sangat berat di sekujur tubuh. Warga dan petugas sempat berupaya mengevakuasi korban dan melarikannya ke rumah sakit terdekat.
Namun nyawa korban tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan.
Sementara itu, penumpang yang dibonceng, I Nyoman Sulendra, mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan medis intensif di Rumah Sakit Ari Canthi, Mas, Ubud.
Polisi Masih Selidiki Kendaraan yang Disebut Memicu Kecelakaan
Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita, membenarkan terjadinya kecelakaan maut di wilayah hukumnya tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.
"Satu orang korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit dan satu luka-luka saat ini dirawat di RS Ari Canthi Ubud," kata Ipda Gusti Ngurah Suardita, Senin (24/8/2026).
Fokus penyelidikan polisi saat ini adalah mengidentifikasi kendaraan misterius yang sempat berserempetan dengan motor korban sebelum kecelakaan fatal terjadi. Keberadaan kendaraan tersebut disebut menjadi pemicu awal hilangnya keseimbangan pengendara.
Jalan Raya Wanayu sendiri merupakan salah satu ruas jalan yang cukup padat di kawasan Blahbatuh, terutama oleh kendaraan pengangkut material galian dan pasir yang melintas setiap harinya.