GIANYAR — Gubernur Bali Wayan Koster bersama Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya menanam bibit bawang putih secara simbolis di lahan seluas 30 are yang dikelola Kelompok Susbal Kumba, Banjar Kelodan, Tampaksiring, Gianyar, Rabu (19/8). Aksi ini dilakukan serentak dengan kegiatan serupa yang dipusatkan di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan diikuti secara Zoom.
"Bagus sekali aksi ini. Saya tentu mendukung," kata Koster di sela kegiatan.
Rekor MURI dan Target Produksi Nasional
Gerakan yang diinisiasi Polri ini mencatatkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai "Penanaman Bawang Putih secara Serentak di Lahan Terluas". Secara nasional, penanaman serentak tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih.
Polri telah mengidentifikasi potensi pengembangan lahan bawang putih mencapai 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 wilayah Kepolisian Daerah (Polda). Di Sembalun sendiri, luas pertanaman bawang putih berkembang signifikan dari sekitar 15 hektare pada 2025 menjadi 534 hektare.
Dukungan Sarana dan Infrastruktur Pascapanen
Program ini tidak hanya fokus pada perluasan lahan, tetapi juga membangun ekosistem produksi dari hulu ke hilir. Polri bekerja sama dengan kelompok tani mengembangkan varietas bibit seperti Sangga Sembalun dan Lumbu Putih yang diharapkan mampu beradaptasi di wilayah dengan ketinggian di bawah 1.000 meter di atas permukaan laut.
Untuk mendukung produktivitas petani, disalurkan bantuan berupa 90 unit traktor tangan dan traktor roda empat, pompa air tenaga surya, serta belasan ton pupuk. Dari sisi hilir, disiapkan gudang berkapasitas 300 ton dengan nilai pembangunan sekitar Rp1,4 miliar. Hasil panen nantinya akan diserap Bulog untuk menjaga stabilitas harga sekaligus sebagian dimanfaatkan kembali sebagai benih.
Sinergi Lintas Sektor Menuju Swasembada Pangan
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto. Kapolri menegaskan bahwa pengembangan bawang putih dalam negeri merupakan bagian dari tantangan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan sebagaimana diarahkan Presiden Prabowo Subianto.
"Bapak Presiden Prabowo Subianto memerintahkan hal yang sama, ini menjadi tantangan bagi kita semua apakah kita bisa melaksanakan tugas tersebut," ujar Sigit.
Menurut Kapolri, kolaborasi dari sektor hulu hingga hilir diharapkan dapat meningkatkan produksi bawang putih nasional, mengurangi ketergantungan terhadap impor, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Bagi Bali, dukungan terhadap pengembangan bawang putih menjadi langkah memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendorong peningkatan produksi komoditas strategis agar kebutuhan masyarakat semakin banyak dipenuhi dari hasil pertanian dalam negeri.