Pencarian

Fontaines D.C. Umumkan Album Kelima 'Dopamine Chamber', Rilis Single Baru 'Marianne'

Selasa, 18 Agustus 2026 • 21:11:01 WIB
Fontaines D.C. Umumkan Album Kelima 'Dopamine Chamber', Rilis Single Baru 'Marianne'
Band asal Irlandia, Fontaines D.C., mengumumkan album kelima bertajuk *Dopamine Chamber* serta merilis single terbaru berjudul "Marianne".

BALI — Setelah sukses dengan album Romance yang masuk nominasi Grammy, Fontaines D.C. kembali dengan materi baru yang lebih gelap dan intens. Single "Marianne" langsung memperlihatkan arah musik mereka yang semakin dalam, menggabungkan elemen post-punk khas dengan nuansa atmosferik yang mencekam.

Detail Karya: Single 'Marianne' dan Album 'Dopamine Chamber'

"Marianne" digarap bersama produser James Ford, yang juga menangani album sebelumnya. Lagu ini menampilkan permainan drum yang atmosferik dan gitar yang menderu, sementara vokalis Grian Chatten bernyanyi dengan gaya menggoda seperti seorang penjual minyak ular: "This year, you should come and stay here, you can follow my lead, I can help you disappear."

Menariknya, lagu ini terinspirasi sebagian dari serial mini Ripley (2024) yang dibintangi aktor Irlandia, Andrew Scott. Sementara itu, album Dopamine Chamber direkam di beberapa lokasi berbeda, termasuk London, pedesaan Inggris, dan Palermo, Italia. Di Palermo, Chatten bahkan membangun booth rekaman DIY dari kasur dan bantal.

Konsep Album: Cermin Kecemasan Era Digital

Berbeda dari karya-karya sebelumnya, Dopamine Chamber secara eksplisit mengangkat tema-tema berat yang muncul dari deretan berita di media sosial. Mulai dari kebangkitan AI, gosip selebriti, kekerasan politik, hingga ancaman eksistensial perubahan iklim—semua dibungkus dalam bingkai meme yang menghibur namun mengganggu.

"Album ini adalah ruang dopamine," ujar Grian Chatten dalam pernyataan resminya. "Kamu masuk ke dalamnya dan kami menguji berbagai potongan musik yang mengubah suasana hati atau pikiranmu." Bassis Conor Deegan menambahkan, "Album-album kami selalu mempertanyakan rasa tempat. Awalnya Dublin, lalu jauh dari Dublin, kemudian mencoba menemukan romantisme di tempat lain. Di album ini, pertanyaannya menjadi: ke mana kamu melarikan diri?"

Chatten sendiri menghabiskan waktu berkeliling Venesia, Sisilia, dan Wina saat menulis album ini. Ia menggambarkan Dopamine Chamber sebagai rekaman yang lebih "korup" dibanding Romance, dengan perbandingan 60 persen terpengaruh oleh hilangnya perasaan dan otomatisasi. "Rasanya lebih kuat untuk meninggalkan harapan dan merefleksikan keburukan secara jujur. Ini harus terasa seperti peringatan bencana," tegasnya.

Konteks Karier dan Tur Musik

Album ini menjadi penerus Romance (2024) yang dinominasikan untuk Mercury Prize. Di Grammy Awards ke-67, Romance masuk nominasi untuk Best Rock Album dan single "Starburster" dinominasikan untuk Best Alternative Music Performance.

Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini tentu menjadi angin segar. Meski belum ada rencana tur Asia, band ini dijadwalkan tampil di sejumlah festival Eropa dan Amerika Serikat hingga akhir September, termasuk Reading and Leeds Festival, Shaky Knees, Electric Picnic, dan Sea.Hear.Now. Single "Marianne" dan album Dopamine Chamber bisa dinantikan sebagai salah satu rilis rock paling penting di penghujung tahun ini.

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rollingstone.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks