DENPASAR — Prosesi wisuda kali ini diikuti 231 sarjana dan enam magister yang tersebar di tiga fakultas. Fakultas Sains dan Teknologi menyumbang jumlah lulusan terbanyak dengan 107 orang, disusul Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) 67 orang, serta Fakultas Ilmu Sosial (FIS) 63 orang.
Mereka berasal dari 12 program studi, mulai dari Pendidikan Bahasa Indonesia hingga Sistem Informasi. Dengan tambahan lulusan ini, total alumni UPMI Bali sejak era IKIP PGRI Bali mencapai 25.573 orang hingga Agustus 2026.
Gelar Harus Dibuktikan dengan Karya Nyata
Dalam sambutannya, Prof. Suarta menegaskan bahwa tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah meninggalkan bangku kuliah. Ia meminta para wisudawan tidak berpuas diri dengan gelar yang diraih.
"Jangan mencari pekerjaan, tapi ciptakan pekerjaan. Gelar ini bukan untuk dipajang tapi untuk dibuktikan dengan karya," tegas Prof. Suarta di hadapan ratusan wisudawan dan orang tua.
Menurutnya, kesuksesan tidak hanya diukur dari apa yang diraih secara akademik, tetapi sejauh mana lulusan mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Pesan ini menjadi pengingat bahwa kompetisi di dunia kerja dan kewirausahaan membutuhkan lebih dari sekadar nilai transkrip.
Dua Wisudawan Raih IPK Sempurna 3,99
Dari ratusan lulusan, dua nama mencatatkan prestasi akademik tertinggi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99. Mereka adalah Ni Putu Srinadi Dewi dari Prodi Pendidikan Ekonomi dan I Gusti Ketut Adnyani dari Prodi Pendidikan Matematika, keduanya meraih predikat Dengan Pujian.
Sejumlah lulusan lain juga membukukan capaian membanggakan, seperti I Ketut Budiarta dari Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dengan IPK 3,96 dan Ni Kadek Suci Pratiwi dari Prodi Pendidikan Biologi dengan IPK 3,97. Prestasi ini dinilai sebagai bukti kualitas akademik yang terjaga di tengah proses transformasi kampus.
Kasih Orang Tua Jadi Pengingat Perjuangan
Di tengah euforia kelulusan, Prof. Suarta menyempatkan diri mengingatkan para wisudawan tentang peran keluarga. Ia menyebut orang tua sebagai samudera kasih yang tidak pernah habis memberi dukungan selama masa studi.
"Orang tua adalah samudera kasih yang tak pernah habis, kasih mereka tak pernah meminta balas, tetapi ikhlas," tuturnya.
Sidang senat terbuka yang dipimpin Ketua Senat UPMI Bali, Prof. Dr. I Wayan Widana, S.Pd., M.Pd., ini sekaligus menandai pencapaian baru bagi kampus hasil penggabungan IKIP PGRI Bali dan STIMIK Denpasar sejak 2020. UPMI Bali kini tercatat memiliki 1.784 alumni di bawah nama barunya, dengan total 23.789 lulusan dari era IKIP PGRI Bali.