Pencarian

Bali Mandarin Academy Resmi Beroperasi, Lembaga Pendidikan Vokasi Berstandar Tiongkok Sasar 2.000 Siswa Aktif

Jumat, 22 Mei 2026 • 08:02:01 WIB
Bali Mandarin Academy Resmi Beroperasi, Lembaga Pendidikan Vokasi Berstandar Tiongkok Sasar 2.000 Siswa Aktif
Bali Mandarin Academy resmi beroperasi dengan kurikulum berstandar Tiongkok dan 2.000 siswa aktif.

BADUNG — Bali Mandarin Academy (BAMA) resmi beroperasi sejak akhir 2024 sebagai lembaga pendidikan vokasi yang menerapkan kurikulum berstandar Tiongkok. Hingga saat ini, BAMA telah mencatatkan sekitar 2.000 siswa aktif, dengan 90 persen di antaranya merupakan mahasiswa dan pelajar, sisanya profesional dan orang tua murid.

Lembaga ini didirikan oleh David Kurniawan, seorang profesional hospitality asal Bali yang telah tinggal dan bekerja di Tiongkok selama lebih dari 25 tahun. Bersama rekan bisnisnya Rudy Halim, David mendirikan BAMA untuk menjembatani kesenjangan informasi antara masyarakat Indonesia dan Tiongkok, khususnya di bidang pendidikan, teknologi, dan peluang karier.

Kurikulum Disusun Langsung oleh Pakar Tiongkok

Dalam operasionalnya, BAMA dipimpin oleh Antonius selaku Direktur Operasional yang membawa pengalaman lebih dari 18 tahun di Sekolah Tzu Chi Pantai Indah Kapuk. Untuk menjaga kualitas pengajaran, BAMA menjalin kerja sama strategis dengan Shandong Vocational and Technical University of International Studies dan Shandong Communication and Media College.

Pengembangan kurikulum dan sistem pengajaran ditangani langsung oleh Professor Li Qi, seorang akademisi dan pakar pendidikan Mandarin. Kurikulum yang telah dikurasi tersebut kini diterapkan di berbagai institusi di Bali, seperti Sekolah Tegal Jaya, Institut Pariwisata Bali Internasional, Politeknik Internasional Bali, Sekolah Pariwisata Bali, SMK Dwijendra, dan Stella Mundi.

Program Khusus untuk Industri Hospitality

Selain pendidikan formal, BAMA juga mengembangkan program bahasa Mandarin khusus untuk industri hospitality. Program ini dijalankan melalui kerja sama dengan Indonesian Hotels General Manager Association dan mendapat dukungan dari Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia Provinsi Bali yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

“Melalui aktivitas bersama Kedutaan Besar RI di Beijing, saya melihat ada kesenjangan informasi antara masyarakat Indonesia dan Tiongkok, khususnya terkait pendidikan, teknologi, budaya kerja, dan peluang karir,” kata David Kurniawan, Kamis (21/5/2026).

Fakta Singkat Bali Mandarin Academy

  • 2.000 siswa aktif — 90% mahasiswa dan pelajar, 10% profesional dan orang tua murid
  • 20+ institusi — kerja sama dengan sekolah dan perguruan tinggi di Bali dan Jakarta
  • 20 tenaga pengajar — seluruhnya lulusan universitas di Tiongkok, termasuk native speaker
  • Program HSK Level 1-6 — lengkap dengan buku ajar metode BAMA

Layanan Konsultasi Studi ke Tiongkok

BAMA juga menyediakan layanan konsultasi pendidikan dan persiapan masuk universitas di Tiongkok bagi siswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi. Lembaga ini telah membangun Learning Management System (LMS) agar proses belajar mengajar berjalan terstruktur, terukur, dan sistematis.

“BAMA hadir dengan visi menjadi ‘jendela’ bagi generasi muda Indonesia, khususnya Bali, untuk memahami Tiongkok secara lebih mendalam, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi peluang pendidikan dan karir global melalui penguasaan bahasa Mandarin,” kata Antonius.

Dengan pendekatan sistematis dan standar pendidikan Tiongkok, BAMA berkomitmen menjadi tolok ukur pendidikan bahasa Mandarin di Indonesia. Lembaga ini membuka peluang bagi generasi muda Bali untuk mengakses studi, karier, dan kolaborasi internasional. (*)

Bagikan
Sumber: koranjuri.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks