DENPASAR — Pemantauan BMKG untuk wilayah Bali pada Rabu, 4 November 2026, menunjukkan variasi kondisi cuaca antarkabupaten/kota. Lima daerah tercatat udara kabur, satu berkabut, satu berawan, satu cerah berawan, dan dua lainnya cerah.
Kondisi udara kabur paling banyak muncul di Bali bagian tengah dan timur. Suhu terendah tercatat di Kabupaten Bangli dan Karangasem, masing-masing 20 derajat Celsius.
Udara Kabur di Jembrana hingga Karangasem
Kabupaten Jembrana, Tabanan, Gianyar, Karangasem, dan Bangli melaporkan kondisi udara kabur hingga kabut. Bangli menjadi satu-satunya daerah dengan status kabut, dengan suhu 20-27 derajat Celsius dan kelembapan 64-99 persen.
Di Jembrana, suhu berkisar 23-30 derajat Celsius dengan kelembapan 76-98 persen. Tabanan mencatat suhu 22-29 derajat Celsius, sementara Gianyar 22-30 derajat Celsius dan Karangasem 20-28 derajat Celsius.
Kelembapan tinggi di sebagian besar wilayah tersebut perlu diwaspadai warga yang beraktivitas pagi hari. Kabut dan udara kabur umumnya menurunkan jarak pandang di jalur lintas kabupaten.
Denpasar dan Klungkung Cerah, Badung Cerah Berawan
Kota Denpasar diprakirakan cerah dengan suhu 24-32 derajat Celsius, menjadikannya daerah terpanas di Bali hari ini. Kelembapan di ibu kota provinsi itu tercatat 74-94 persen.
Kabupaten Klungkung juga cerah dengan suhu 24-31 derajat Celsius dan kelembapan 70-94 persen. Adapun Kabupaten Badung cerah berawan pada suhu 24-31 derajat Celsius.
Kabupaten Buleleng di Bali utara berstatus berawan dengan suhu 24-31 derajat Celsius dan kelembapan 65-93 persen, paling rendah di antara sembilan kabupaten/kota.
Perlengkapan Hujan Tetap Disiapkan
BMKG mengingatkan warga Bali untuk tetap menyediakan perlengkapan hujan meski sebagian wilayah diprakirakan cerah. Sejumlah daerah mulai turun hujan dalam beberapa hari terakhir.
Warga yang hendak beraktivitas di luar ruang disarankan memantau pembaruan cuaca BMKG secara berkala. Perubahan kondisi bisa terjadi cepat, terutama di wilayah dataran tinggi seperti Bangli dan Karangasem.