BANGLI — Sekretaris Umum KONI Bangli Achmad Agus Tahar menyatakan anggaran bonus sudah tersedia dan proses verifikasi Perubahan APBD 2026 telah selesai. Pihaknya memastikan pencairan tidak akan mundur lagi dari jadwal November 2026.
"Anggaran sudah ada. Sebelumnya direncanakan pertengahan Oktober, namun karena verifikasi Perubahan APBD 2026 agak lambat di tingkat Provinsi. Yang jelas sekarang verifikasi sudah selesai. November 2026 ini sudah pasti cair," kata Achmad Agus Tahar.
Dana Rp3,2 Miliar Semula Dialokasikan Lewat DAU Pendidikan
Total bonus untuk atlet Bangli pada Porprov 2025 mencapai Rp3,2 miliar. Dana tersebut semula dialokasikan pada APBD murni 2026 melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Pendidikan.
Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat membuat penganggaran bonus dialihkan ke Perubahan APBD 2026. Peralihan pos anggaran inilah yang memperlambat proses verifikasi di tingkat Pemprov Bali.
Skema efisiensi DAU sempat memunculkan usulan pemangkasan nominal bonus agar setara dengan edisi sebelumnya. Pengurus KONI Bangli memilih bertahan pada nominal awal demi menghargai capaian prestasi atlet yang meningkat signifikan.
Emas Perorangan Rp60 Juta, Naik Rp10 Juta dari Porprov 2022
Besaran bonus Porprov 2025 untuk peraih medali emas perorangan ditetapkan Rp60 juta, perak Rp20 juta, dan perunggu Rp13 juta. Angka itu meningkat dibanding Porprov Bali 2022 yang memberi Rp50 juta untuk emas perorangan.
Selisih antarjenis medali dibuat cukup besar dengan pertimbangan memacu atlet mengejar prestasi tertinggi. Achmad menyebut atlet tidak boleh berpuas diri di posisi kedua atau ketiga.
"Selisih bonus dibuat cukup besar antara emas dengan perak atau perunggu agar atlet terpacu mendulang prestasi tertinggi dan tidak berpuas diri di posisi kedua atau ketiga," jelasnya.
Verifikasi Rampung, KONI Bangli Fokus Penyaluran
Dengan verifikasi Perubahan APBD 2026 yang sudah tuntas, KONI Bangli kini beralih ke tahap penyaluran. Seluruh atlet peraih medali dari kontingen Bangli menjadi sasaran penerima bonus pada pencairan November 2026.
Pencairan bonus menjadi penutup rangkaian kewajiban pemerintah daerah terhadap kontingen yang berlaga di Porprov Bali 2025. Atlet Bangli yang meraih medali diharapkan menerima haknya sesuai jadwal yang telah dipastikan.