BALI — Rencana ekspansi ini diumumkan langsung oleh Ketua Dewan Pendiri Geleximco Group, Vu Van Tien, pada acara peluncuran Jaecoo J5—model pertama yang keluar dari jalur perakitan pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Hung Phu, Provinsi Hung Yen. Namun, Tien tidak merinci jadwal pasti peluncuran maupun tahapan produksi untuk model-model tambahan tersebut.
Kabar ini menjadi sinyal kuat strategi Chery untuk memperkuat basis produksi di Asia Tenggara. Vietnam dipilih sebagai hub perakitan, bukan sekadar pasar ekspor, yang berarti potensi harga lebih kompetitif untuk pasar domestik dan sekitarnya.
Kapasitas 120.000 Unit dan Jadwal Operasional Pabrik
Konstruksi pabrik O&J Vietnam dimulai pada Oktober 2025 dan ditargetkan beroperasi pada 2026. Total kapasitas desain setelah semua fase selesai mencapai 120.000 kendaraan per tahun—angka yang cukup besar untuk standar pabrik perakitan di kawasan tersebut.
Jaecoo J5 menjadi model perdana yang dirakit di fasilitas ini. Setelahnya, lini produksi akan diisi oleh beberapa model lain yang sudah dikonfirmasi manajemen.
Model yang Akan Dirakit: Dari SUV hingga Truk
Daftar model yang disebutkan Vu Van Tien mencakup segmen yang lebih luas dari sekadar SUV penumpang:
- Omoda O4 — hatchback/sedan kompak yang selama ini diposisikan sebagai entry point brand Omoda.
- Omoda C7 — SUV medium yang diposisikan di atas C5, menyasar segmen keluarga.
- SUV iCAUR — sub-brand Chery yang fokus pada kendaraan premium berperforma tinggi.
- Truk bermerek Chery — lini kendaraan komersial, segmen yang belum pernah disentuh O&J di pasar lain.
Perlu dicatat, detail spesifikasi, varian mesin, dan tanggal peluncuran model-model tersebut belum diungkap ke publik. Yang jelas, pabrik ini akan menjadi fasilitas multi-produk, bukan lini khusus satu model.
Yang Perlu Diperhatikan: Belum Ada Kepastian untuk Pasar Indonesia
Penting untuk ditekankan bahwa informasi ini masih sebatas pernyataan manajemen di Vietnam. Belum ada konfirmasi apakah model yang dirakit di Hung Yen akan diekspor ke Indonesia atau negara ASEAN lainnya.
Bagi konsumen Indonesia yang menantikan kehadiran Omoda atau Jaecoo, kabar ini tetap relevan karena menunjukkan komitmen Chery terhadap produksi regional. Namun, kepastian harga dan ketersediaan unit di dalam negeri masih membutuhkan pengumuman resmi dari PT Chery Sales Indonesia (CSI).
Kami akan terus memantau perkembangan rencana perakitan ini, terutama apakah pabrik Vietnam akan menjadi pemasok utama untuk pasar ASEAN—yang berpotensi menekan harga jual dibandingkan impor utuh dari China.