Pencarian

Malam Penutup Rare Angon Festival di Denpasar, Wali Kota Jaya Negara Serahkan Piala Bergilir ke Peserta Internasional

Selasa, 28 Juli 2026 • 17:52:31 WIB
Malam Penutup Rare Angon Festival di Denpasar, Wali Kota Jaya Negara Serahkan Piala Bergilir ke Peserta Internasional
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan piala bergilir kepada peserta internasional dalam malam penutup Rare Angon Festival di Denpasar.

DENPASAR — Rare Angon Festival tahun ini tidak hanya dimeriahkan oleh para pelayang lokal. Sejumlah peserta internasional, salah satunya dari Amerika Serikat, turut ambil bagian dan mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat Bali.

Testimoni Peserta Asal AS: "Wonderful Festival"

Salah seorang peserta internasional, Mr. Ron Spaulding, menyampaikan apresiasinya secara langsung. "Wonderful festival. Terima kasih atas sambutannya. Saya sangat bahagia melihat begitu banyak layang-layang menghiasi langit Bali. Ini adalah budaya dan pengalaman yang sangat luar biasa," ujarnya dalam acara gala dinner.

Mr. Ron juga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival yang mempertemukan para pencinta layang-layang dari berbagai negara.

Bukan Sekadar Lomba, Ini Diplomasi Budaya

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menegaskan bahwa Rare Angon Festival bukanlah ajang kompetisi biasa. Menurutnya, festival ini merupakan media pelestarian budaya, promosi pariwisata, dan diplomasi budaya yang mampu mempererat persahabatan antarbangsa.

"Rare Angon Festival merupakan warisan budaya harus terus kita jaga bersama. Kehadiran peserta dari berbagai negara menunjukkan budaya Bali memiliki daya tarik yang kuat di mata dunia," kata Jaya Negara saat menyerahkan piala bergilir.

Ia berharap festival ini terus berkembang menjadi agenda internasional yang memberikan manfaat bagi masyarakat, budaya, dan pariwisata Kota Denpasar.

Motivasi bagi Panitia untuk Terus Berbenah

Kehadiran peserta mancanegara menjadi motivasi tersendiri bagi panitia penyelenggara. Kadek Armika, salah seorang panitia Rare Angon Festival, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas festival setiap tahunnya.

Menurut Kadek, Rare Angon Festival tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bertemunya berbagai budaya melalui tradisi layang-layang yang telah mengakar kuat di Bali. Dukungan Pemerintah Kota Denpasar bersama seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting sehingga festival ini mampu berkembang dan dikenal di tingkat internasional.

Simbol Sportivitas dan Semangat Vasudhaiva Kutumbakam

Penyerahan Piala Bergilir Rare Angon Festival menjadi simbol keberhasilan penyelenggaraan yang menjunjung tinggi nilai sportivitas, pelestarian budaya, dan kebersamaan. Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus mendukung festival ini sebagai wadah pelestarian budaya, penguatan karakter generasi muda, sekaligus sarana membangun persahabatan antarbangsa melalui seni dan budaya.

"Rare Angon Festival diharapkan menjadi agenda budaya unggulan Kota Denpasar yang mampu memperkenalkan kekayaan tradisi Bali kepada dunia serta memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya," harap Kadek Armika. (pas)

Bagikan
Sumber: forumkeadilanbali.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks