BALI — Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh manajer Andoni Iraola dalam sesi jumpa pers jelang laga. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan pemain sayap berusia 24 tahun tersebut sudah menjalani sesi latihan penuh dan siap diturunkan sejak menit awal. "Kami sangat senang dengan Bradley. Dia adalah prioritas kami untuk mengisi posisi tersebut. Dia datang dengan keinginan besar membantu Liverpool dan akan tersedia untuk laga besok," ujar Iraola.
Debut Tepat Waktu di Tengah Badai Bursa Transfer
Ketersediaan Barcola menjadi penyeimbang bagi para suporter yang kecewa setelah manajemen gagal merekrut gelandang tengah pengganti Curtis Jones. Kesepakatan penjualan Jones ke Inter Milan memang sudah terjadi, namun upaya mendatangkan Lamine Camara dari AS Monaco batal di menit-menit akhir bursa.
Akibatnya, lini tengah Liverpool kini masuk dalam zona rawan. Dengan jadwal padat hingga musim semi, The Reds tidak punya ruang untuk kehilangan pemain akibat cedera atau akumulasi kartu. Situasi ini membuat peran Barcola di lini depan menjadi krusial untuk meringankan beban pertahanan lawan.
Profil Barcola: Didikan Lyon dengan Label Juara Liga Champions
Barcola bukan nama asing di pentas Eropa. Sebelum bergabung dengan Liverpool, ia menghabiskan tiga musim di Paris Saint-Germain setelah diboyong dari Olympique Lyonnais dengan nilai transfer mencapai €45 juta atau sekitar Rp760 miliar pada Agustus 2023.
Di ibu kota Prancis, pemain jebolan akademi Lyon itu menikmati periode emas. Ia mengoleksi tiga gelar Ligue 1 secara beruntun dan memainkan peran vital dalam dua kesuksesan PSG menjuarai Liga Champions pada 2025 dan 2026. Kemampuannya membongkar pertahanan lawan lewat kecepatan dan dribel menjadi senjata utama yang kini dinantikan publik Anfield.
Kedatangan Barcola diharapkan langsung menghidupkan kembali daya gedor Liverpool yang belum meraih kemenangan di awal musim domestik. Tekanan pun langsung berada di pundak pemain Prancis itu untuk membuktikan nilai investasinya di laga perdananya nanti.