Pencarian

TransNusa Terbang Langsung Bali-Phuket, Bersaing dengan AirAsia

Kamis, 10 September 2026 • 08:47:31 WIB
TransNusa Terbang Langsung Bali-Phuket, Bersaing dengan AirAsia
Pesawat TransNusa lepas landas dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, menuju Phuket, Thailand.

BALI — Penerbangan inaugural TransNusa menuju Phuket International Airport lepas landas pukul 11.40 WITA dan tiba pukul 14.09 waktu setempat. Rute harian ini menambah daftar konektivitas internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai yang kini terhubung dengan 42 rute internasional di 16 negara, dioperasikan 44 maskapai.

Sebelumnya, Indonesia AirAsia sudah lebih dulu melayani rute Bali-Phuket dengan jadwal dua penerbangan per hari. Kehadiran TransNusa memberi penumpang alternatif maskapai di jalur wisata yang selama ini didominasi satu pemain.

Posisi Bali dan Phuket di Peta Pariwisata Global

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati menilai kedua destinasi punya posisi setara dalam peta pariwisata dunia. Karakteristik pantai, budaya, dan segmen wisatawan yang dibidik dinilai saling melengkapi, bukan sekadar bersaing.

"Pembukaan rute direct Bali-Phuket ini menjadi kabar baik bagi penguatan konektivitas pariwisata di kawasan Asia Tenggara. Bali dan Phuket merupakan dua destinasi pariwisata kelas dunia yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan internasional," kata Nugroho Jati, Rabu (9/9).

Menurutnya, konektivitas langsung memangkas waktu tempuh dan menghilangkan kebutuhan transit yang selama ini jadi hambatan utama wisatawan kedua negara. Dampaknya diharapkan langsung terasa pada trafik kunjungan dua arah.

Peluang Multi-Destination Tourism

Nugroho menyebut rute ini membuka konsep perjalanan multi-destination, di mana wisatawan bisa menggabungkan kunjungan ke Bali dan Phuket dalam satu rangkaian perjalanan. Skema ini memberi pilihan lebih luas bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan kedua negara.

"Kami melihat rute ini memiliki potensi untuk memperkuat posisi Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai hub pariwisata Indonesia. Semakin mudah akses antar destinasi, semakin besar pula peluang wisatawan untuk memperpanjang perjalanan dan menikmati lebih banyak pengalaman," katanya.

Bagi industri pariwisata Bali, tambahan kapasitas harian ini berarti pasokan kursi penerbangan internasional yang lebih besar. Hotel, operator tur, dan pelaku usaha lokal di kawasan Denpasar hingga Ubud berpeluang menangkap wisatawan dengan lama tinggal lebih panjang.

Dampak Ekonomi yang Diharapkan

Nugroho berharap konektivitas Bali-Phuket berkembang berkelanjutan dan memberi multiplier effect bagi perekonomian masyarakat, khususnya Pulau Bali.

"Kami berharap konektivitas Bali-Phuket dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat di Indonesia, dan khususnya Pulau Bali," ujarnya.

Frekuensi harian TransNusa menyamai ritme perjalanan wisatawan yang umumnya memilih durasi singkat ke destinasi pantai. Dengan dua maskapai di rute yang sama, persaingan harga tiket dan jadwal diperkirakan menguntungkan penumpang dalam beberapa bulan ke depan.

Keberhasilan rute ini akan jadi ujian apakah permintaan Bali-Phuket cukup besar menopang dua operator sekaligus. Jika load factor terjaga, bukan tidak mungkin maskapai lain menyusul masuk ke jalur wisata Asia Tenggara yang sama.

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks