DENPASAR — Sebanyak 3.000 bibit mangrove ditanam serentak di kawasan Mangrove Arboretum Park, Pedungan, dalam sebuah aksi yang melibatkan lintas sektor. Kegiatan yang digelar Rabu (10/6) pagi itu dihadiri langsung Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI Moh. Jumhur Hidayat, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.
Peserta aksi penanaman berasal dari unsur TNI, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, Pemerintah Kabupaten Badung, pelajar SMP dan SMK, serta komunitas peduli lingkungan. Mereka menyebar di titik-titik yang sudah disiapkan di lahan seluas 18 hektare yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat polusi.
Kawasan Mangrove yang Mati Akibat Polusi Kini Dihidupkan Kembali
Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan, kawasan Mangrove Arboretum Park sempat mati total akibat polusi sehingga ekosistemnya tidak bisa berkembang. Sejak 2020, pemerintah daerah secara bertahap menanam mangrove di lahan seluas 16 hektare dari total 18 hektare yang direncanakan.
"Sisa 2 hektare akan dilakukan penanaman secara bertahap," kata Wayan Koster di sela kegiatan. Ia menambahkan, aksi ini merupakan komitmen nyata untuk menjadikan Bali sebagai kawasan ramah lingkungan dan alam.
Menteri LH Apresiasi Kolaborasi Lintas Sektor di Bali
Menteri LH Moh. Jumhur Hidayat memberikan apresiasi kepada jajaran pemerintah daerah di Pulau Bali yang dinilainya intensif dan kontinyu melakukan penanaman mangrove. Menurutnya, keseriusan berkolaborasi memuliakan bumi harus dilakukan oleh berbagai sektor.
"Tentu usaha yang dilakukan jajaran pemerintah daerah di Pulau Bali ini perlu diapresiasi," ujar Jumhur Hidayat dalam sambutannya.
Ia juga meyakini bahwa kelestarian lingkungan dan alam dapat menjadi penunjang meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali. Menteri LH menekankan, masyarakat dunia saat ini sangat menghargai daerah yang mampu merawat dan memelihara lingkungan secara serius.
"Harapannya wisata di Bali akan semakin berkembang lagi, melalui lingkungan dan ekosistem yang terawat dengan baik," tegasnya.
Komitmen Pemkot Denpasar: Mitigasi Perubahan Iklim dan Warisan Generasi
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyebut kegiatan ini sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian ekosistem mangrove.
"Ini adalah aksi nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan dan memuliakan bumi serta alam semesta," ungkap Jaya Negara.
Menurutnya, ekosistem mangrove yang sehat akan menjadi warisan bagi generasi mendatang. Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen melanjutkan program penanaman dan perawatan mangrove secara berkala di kawasan pesisir kota.