Pencarian

Tali Pengaman Putus, Pemanjat Enau Asal Buleleng Jatuh dari Ketinggian 12 Meter di Ubud

Minggu, 24 Mei 2026 • 12:41:36 WIB
Tali Pengaman Putus, Pemanjat Enau Asal Buleleng Jatuh dari Ketinggian 12 Meter di Ubud
I Gede Rupada jatuh dari pohon enau setinggi 12 meter di Ubud akibat tali pengaman putus.

GIANYAR — Kecelakaan kerja menimpa I Gede Rupada, warga Banjar Bingin, Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Ia jatuh dari pohon enau saat memanen air nira di kawasan Ubud, Jumat lalu.

Korban memanjat pohon setinggi 12 meter. Saat mencapai puncak, tali pengaman yang melilit tubuhnya putus. Rupada jatuh ke tanah dan menderita luka serius di kaki serta pinggang.

Tali Pengaman Putus Saat Proses Panen

Menurut rekan kerja di lokasi, Rupada sudah terbiasa memanen nira. Namun kali ini peralatan pengaman gagal berfungsi. Tali yang tampak aus diduga menjadi penyebab utama.

“Tali itu putus mendadak. Dia sempat berteriak sebelum jatuh,” ujar seorang saksi di tempat kejadian. Korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapat penanganan medis.

Kondisi Korban dan Penanganan Medis

Tim medis di Puskesmas Ubud I menangani luka di bagian kaki dan pinggang korban. Rupada masih menjalani perawatan intensif. Pihak keluarga telah dihubungi dan berada di rumah sakit.

Polsek Ubud tiba di lokasi dan mengamankan tali pengaman yang putus. Barang bukti itu akan diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kegagalan fungsi alat.

Imbauan Keselamatan bagi Pemanjat Pohon

Peristiwa ini kembali menyoroti risiko tinggi pekerjaan pemanjat pohon enau di Bali. Banyak pekerja tradisional masih menggunakan peralatan seadanya tanpa standar keselamatan yang ketat.

Dinas Ketenagakerjaan Gianyar dijadwalkan melakukan inspeksi ke sejumlah titik perkebunan enau di Ubud. Mereka akan mendorong penggunaan tali pengaman bersertifikat dan pelatihan panen yang aman bagi para pekerja.

Bagikan
Sumber: radarbadung.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks