Galaxy Z Fold 8 menjadi perangkat pertama yang membawa sistem keamanan ekstrem ini. Samsung memperkenalkannya sebagai respons langsung terhadap perubahan yang dilakukan Google di Android 17, yang sejak awal tahun sudah mengurangi secara signifikan jumlah percobaan membuka kunci perangkat.
Batas Waktu Makin Ketat, Peringatan Muncul di Layar Kunci
Dalam One UI 9, pengguna hanya mendapat lima kali kesempatan gagal dalam satu menit pertama. Setelah itu, durasi waktu tunggu sebelum bisa mencoba lagi akan bertambah secara progresif di setiap tahap.
Samsung merinci skema waktu kuncinya sebagai berikut: setelah batas pertama terlampaui, jeda antar percobaan akan semakin panjang. Sistem akan menampilkan pemberitahuan di layar kunci yang secara eksplisit memberi tahu berapa sisa percobaan yang tersisa setelah ambang batas tertentu tercapai.
Jika percobaan ke-13 gagal, tidak ada jalan lain. Perangkat akan terkunci total dan satu-satunya cara untuk mengaksesnya kembali adalah melalui factory reset, yang otomatis menghapus seluruh data di ponsel.
Perlindungan dari Serangan Brute-Force, Bukan Kecelakaan Biasa
Google sebelumnya sudah menerapkan mekanisme serupa di Android 17 dengan batas maksimal 20 percobaan gagal. Namun sistem Google lebih longgar karena tidak menghitung tebakan yang sama berulang kali dan membagi batas percobaan dalam rentang waktu tertentu — enam kali di menit pertama, tujuh kali dalam enam menit, delapan kali dalam 25 menit, 12 kali dalam 24 jam, dan 19 kali dalam lima tahun.
Samsung memilih pendekatan yang lebih keras. Dalam keterangan resminya, perusahaan asal Korea Selatan itu menyebut kebijakan ini bertujuan melindungi pengguna dari upaya pembobolan perangkat secara paksa atau brute-force. Bagi pengguna awam, skenario 13 kali gagal hampir mustahil terjadi karena kesalahan biasa seperti kantong tersenggol atau salah ketik — jeda waktu antar percobaan sudah dirancang untuk mencegah hal itu.
Kapan Tersedia untuk Ponsel Samsung Lain?
One UI 9 saat ini sudah aktif di Galaxy Z Fold 8. Samsung berencana merilis pembaruan ini ke perangkat Galaxy lainnya dalam beberapa bulan ke depan. Artinya, pengguna Galaxy S series dan seri Galaxy A kemungkinan besar akan merasakan aturan baru ini pada kuartal pertama atau kedua tahun depan.
Bagi pengguna Indonesia yang kerap meminjamkan ponsel ke anak atau anggota keluarga lain, kebijakan ini patut diwaspadai. Jika tidak hati-hati, satu sesi bermain game oleh si kecil bisa berujung pada ponsel yang terkunci permanen dan seluruh data lenyap.