BALI — Merdeka Copper Gold (MDKA) menargetkan produksi emas dari Tambang Emas Pani di Gorontalo menembus 500.000-700.000 ons per tahun setelah dua fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) beroperasi penuh. Target itu lebih dari dua kali lipat rencana produksi tahap awal 250.000-350.000 ons per tahun. Ekspansi MDKA berjalan bersamaan dengan langkah Estika Tata Tiara (BEEF) yang mengambil alih lahan peternakan sapi perah di Sukabumi seluas 30,05 hektare.
Fasilitas CIL Tahap 1 dirancang berkapasitas 12 juta ton per tahun (Mtpa) dengan ruang cadangan hingga 14,4 Mtpa. Pembangunan fasilitas CIL Tahap 1 kini memasuki konstruksi lanjutan; desain rekayasa dasar sudah selesai dan pengerjaan landasan ditargetkan rampung akhir Desember 2026. Setelah itu, MDKA melanjutkan pengembangan fasilitas CIL Tahap 2 dengan kapasitas serupa.
Produksi Pani Melonjak 69% pada Kuartal III-2026
Rencana ekspansi mendapat dukungan dari kinerja tambang. Sepanjang kuartal III-2026, Tambang Emas Pani menghasilkan 26.331 ons emas atau naik 69% dibandingkan kuartal sebelumnya (QoQ), ditopang peningkatan kapasitas pengolahan heap-leach.
Tambang Emas Tujuh Bukit menyumbang 23.811 ons pada periode yang sama. Total produksi emas MDKA mencapai 50.142 ons pada kuartal III-2026. Perseroan juga memperpanjang estimasi umur tambang hingga setidaknya 2033.
BEEF Masuk Bisnis Susu, Bidik Lahan 30 Hektare di Sukabumi
Estika Tata Tiara mengambil alih aset di Sukabumi, Jawa Barat, yang mencakup lahan 30,05 hektare atau 300.500 meter persegi, fasilitas peternakan sapi perah, serta infrastruktur produksi susu kemasan. Langkah itu melanjutkan pengembangan bisnis susu yang sebelumnya dilakukan BEEF melalui impor 250 ekor sapi perah untuk peternakan di Banyumas pada awal 2026.
Ekspansi berlangsung di tengah tingginya ketergantungan Indonesia pada pasokan susu impor. Produksi susu domestik baru mencapai sekitar 820,90 ribu ton atau setara 20% dari total kebutuhan nasional 4,68 juta ton. Kekurangan pasokan sekitar 3,86 juta ton masih dipenuhi melalui impor.
Selain peternakan, BEEF membidik pengembangan produk susu kemasan hingga wisata edukasi peternakan. Cakupan bisnis agribisnis protein hewani perseroan yang sebelumnya berfokus pada produk daging kini meluas ke produk susu.
PART Siapkan Rights Issue 8 Miliar Saham, Dilusi Capai 73,73%
Cipta Perdana Lancar (PART) berencana menerbitkan maksimal 8 miliar saham baru melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) I atau rights issue. Setiap saham baru bernilai nominal Rp25.
Jumlah maksimal saham sudah ditetapkan, tetapi PART belum mengumumkan rasio HMETD maupun harga pelaksanaan. Kedua informasi itu, termasuk jumlah final saham baru, akan disampaikan melalui prospektus.
Dana yang diperoleh setelah dikurangi biaya emisi seluruhnya dialokasikan untuk modal kerja: pembelian bahan baku, pembayaran kepada pemasok, biaya tenaga kerja, kebutuhan produksi, serta biaya distribusi. Jika seluruh 8 miliar saham baru diterbitkan dan pemegang saham tidak menggunakan hak HMETD-nya, tingkat dilusi kepemilikan diperkirakan mencapai sekitar 73,73%. Rencana rights issue akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB.
IHSG Ditutup 0,79% ke 5.096,83, Asing Masih Net Sell
Indeks Harga Saham Indeks mengakhiri perdagangan Senin (2/11) di zona hijau dengan kenaikan 0,79% ke posisi 5.096,83. Sejumlah saham menjadi penopang, di antaranya BRMS yang melonjak 6,63%, CASA naik 4,42%, dan BUMI menguat 7,56%.
Tekanan datang dari AADI yang terkoreksi 6,75%, TLKM turun 1,01%, serta BMRI melemah 0,54%. Investor asing masih mencatat aksi jual bersih Rp375,54 miliar di pasar reguler dan Rp112,48 miliar jika dihitung dari seluruh pasar.
Tujuh dari 11 sektor saham ditutup menguat. Basic Industry menjadi sektor dengan kenaikan terbesar 2,12%, sedangkan sektor Health mencatat penurunan paling dalam 0,64%.
Penguatan IHSG terjadi di tengah penerapan perubahan komposisi indeks menyusul penghapusan saham HSC. Kenaikan saham berkapitalisasi besar seperti TPIA, BUMI, BBCA, dan BREN turut mendorong indeks. ETF EIDO dan indeks MSCI Indonesia masing-masing naik 0,70% dan 0,23%.
Bursa Amerika Serikat bergerak beragam: Dow Jones naik 0,41% ke 51.983, S&P 500 turun 0,51% ke 7.541, dan Nasdaq terkoreksi 1,07% ke 25.164.