Pencarian

IHSG Ambruk 7,03% ke 5.057, MKNT Malah Melonjak 83,33% Pekan Ini

Sabtu, 31 Oktober 2026 • 08:48:01 WIB
IHSG Ambruk 7,03% ke 5.057, MKNT Malah Melonjak 83,33% Pekan Ini
Saham MKNT melonjak 83,33% dari Rp 6 menjadi Rp 11 sepanjang pekan di tengah pelemahan IHSG.

BALI — Saham PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) melonjak 83,33% dari Rp 6 menjadi Rp 11 sepanjang pekan, kenaikan tertinggi di antara seluruh saham BEI. Lonjakan MKNT terjadi saat IHSG justru ambruk 382 poin atau 7,03% ke level 5.057, yang menggerus kapitalisasi pasar Rp 42 triliun.

Data Top Gainers Weekly Bursa Efek Indonesia menempatkan MKNT di posisi teratas dengan tambahan harga Rp 5 per saham. Sepuluh saham dengan performa terbaik pekan ini bergerak dalam rentang kenaikan 17,72% hingga 83,33%, jauh di atas kinerja indeks secara keseluruhan.

Pergerakan MKNT terjadi di tengah tekanan jual yang merata. Seluruh sektor saham di BEI berakhir di zona merah, membuat mayoritas emiten justru mencatatkan koreksi dalam sepekan.

Peringkat Kedua hingga Kelima Ditempati MMIX, BOGA, ALKA, dan NATO

Di bawah MKNT, saham MMIX menguat 34,75% dari Rp 590 menjadi Rp 795, bertambah Rp 205. Posisi ketiga diisi BOGA yang naik 27,78% dari Rp 1.530 menjadi Rp 1.955, dengan kenaikan Rp 425 sepanjang pekan.

ALKA mencatatkan penguatan 26,14% dari Rp 4.380 menjadi Rp 5.525 atau bertambah Rp 1.145. Sementara NATO menguat 25,79% dari Rp 795 menjadi Rp 1.000, naik Rp 205.

Lima Saham Lain di Daftar Top Gainers

Melengkapi sepuluh besar, CBUT naik 23,84% dari Rp 860 menjadi Rp 1.065. ASBI menguat 23,73% dari Rp 354 menjadi Rp 438, disusul NPGF yang menanjak 20,51% dari Rp 39 menjadi Rp 47.

Dua emiten terakhir dalam daftar adalah UNIQ dengan kenaikan 19,66% dari Rp 117 menjadi Rp 140, dan TMPO yang naik 17,72% dari Rp 158 menjadi Rp 186.

Seluruh Sektor Saham Berguguran

Penurunan IHSG sebesar 382 poin terjadi pada pekan terakhir Oktober. Kapitalisasi pasar BEI menyusut Rp 42 triliun atau turun 7,87% seiring koreksi indeks.

Tekanan terbesar datang dari sektor infrastruktur yang jatuh 13,04%, disusul material dasar 12,23%, dan energi 10,75%. Sektor teknologi turun 6,21%, industri 6,87%, dan keuangan 2,93%.

Saham Big Cap Jadi Beban Utama Indeks

Sejumlah saham berkapitalisasi besar memperdalam koreksi IHSG. MORA anjlok 29,94%, BRPT turun 25,69%, dan BREN melemah 24,58%.

BYAN terkoreksi 14,88%, sedangkan TLKM turun 11,61%. Kombinasi pelemahan saham-saham tersebut menyeret indeks ke level 5.057 pada penutupan pekan.

Arti Pergerakan bagi Investor

Pola top gainers pekan ini menunjukkan kenaikan harga pada saham berkapitalisasi kecil hingga menengah, sementara bobot utama indeks justru tertekan. MKNT, misalnya, bergerak dari level Rp 6 ke Rp 11, kenaikan nominal yang kecil secara absolut namun besar secara persentase.

Bagi pemegang saham, lonjakan persentase pada emiten seperti MKNT dan NPGF perlu dibaca bersama likuiditas dan kapitalisasi pasarnya. Kenaikan 83,33% dari Rp 6 tidak otomatis mencerminkan nilai perusahaan yang naik sebesar itu.

Sebaliknya, koreksi pada TLKM, BREN, dan BRPT berdampak lebih luas karena bobotnya dalam indeks dan jumlah investor ritel yang memegang saham tersebut. Penurunan kapitalisasi Rp 42 triliun dalam sepekan mencerminkan tekanan yang dirasakan portofolio investor secara agregat, bukan hanya pergerakan satu-dua saham.

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: investortrust.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks