DENPASAR — Kondisi gelombang di Perairan Selatan Bali berpotensi naik hingga 4,0 meter, jauh di atas perairan utara yang hanya 0,5-1,5 meter. Selisih ketinggian itu membuat aktivitas pelayaran di jalur selatan perlu mendapat perhatian tersendiri, terutama bagi kapal ferry dan nelayan yang melintas di kawasan tersebut.
Ambang Batas Angin yang Membuat Gelombang Berisiko
BMKG mencatat gelombang setinggi itu berisiko terhadap kapal ferry jika kecepatan angin mencapai 21 knot. Untuk nelayan, risiko muncul saat kecepatan angin menyentuh 15 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Angin di wilayah Bali bergerak dari arah timur-tenggara dengan kecepatan 3-30 kilometer per jam. Rentang kecepatan itu menunjukkan variasi cukup lebar antarwilayah, sehingga kondisi di satu titik perairan belum tentu sama dengan titik lainnya.
Suhu Udara Siang Ini Menyentuh 34 Derajat Celcius
Suhu udara di Bali diprakirakan berada pada kisaran 22-34 derajat Celcius sepanjang hari. Angka tertinggi 34 derajat Celcius itu menjadikan siang ini sebagai salah satu periode terpanas dalam prakiraan harian.
Kelembapan udara bergerak di rentang 60-95 persen. Kombinasi suhu tinggi dan kelembapan yang lebar membuat cuaca terasa lebih menyengat pada jam-jam tengah hari, terutama di kawasan pesisir.
Tidak Ada Peringatan Hujan untuk Seluruh Kabupaten dan Kota
Peringatan dini yang diunggah di akun Instagram @bmkgbali menyebut tidak ada kabupaten/kota di Bali yang mendapat peringatan hujan dari ringan hingga ekstrem. Prakiraan cuaca hari ini secara umum berawan.
Ketiadaan peringatan hujan bukan berarti wilayah Bali sepenuhnya kering. Masyarakat tetap diminta memantau pembaruan informasi cuaca dari kanal resmi BMKG, terutama bagi yang berencana beraktivitas di laut.
Jadwal Matahari dan Bulan pada 23 Oktober 2026
Matahari terbit di Bali pada pukul 05.53 WITA dan terbenam pukul 18.14 WITA. Bulan terbit pukul 15.44 WITA dan terbenam pukul 03.24 WITA.
Bagi warga yang hendak melaut atau menyeberang, BMKG menyarankan memperhatikan tinggi gelombang terkini di jalur yang dilalui. Perairan Selatan Bali menjadi titik yang paling perlu diwaspadai mengingat potensi gelombangnya mencapai 4,0 meter.