KLUNGKUNG — Tujuh warga Kabupaten Klungkung menerima bantuan sosial dari pemerintah daerah dalam rangka memperingati Hari Tumpek Krulut yang dikenal sebagai Hari Kasih Sayang umat Hindu Bali. Bupati Klungkung I Made Satria dan Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra turun langsung ke lapangan pada Jumat (31/7/2026) untuk menyerahkan bantuan dari rumah ke rumah.
Jenis bantuan yang disalurkan meliputi alat bantu mobilitas seperti kursi roda dan walker, serta paket bantuan untuk warga yang terdampak musibah bencana. Pendekatan door-to-door dipilih agar proses penyerahan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Rute Penyerahan: Dari Desa Aan Hingga Kusamba
Perjalanan rombongan dimulai di Desa Aan. Di Dusun Swelagiri, Bupati Satria menyerahkan kursi roda kepada I Nengah Suriasa. Masih di desa yang sama, bantuan korban bencana diberikan kepada I Putu Manik Rahma Adi Putra di Dusun Sengkiding.
Lokasi berikutnya adalah Dusun Sarimerta, Desa Negari. Di sana, I Gusti Ayu Sudarsi menerima bantuan kursi roda. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Desa Kamasan, dengan dua penerima manfaat: Ni Made Rina Sri Widiantari di Banjar Sangging mendapatkan kursi roda, dan Ni Luh Putu Soma Sintaningsih Agustini di Banjar Kacang Dawa menerima alat bantu jalan atau walker.
Rangkaian penyerahan diakhiri di wilayah Kusamba. Hidayah, warga Kampung Kusamba, memperoleh kursi roda, sementara I Komang Juniarta di Desa Kusamba menerima bantuan untuk korban bencana.
Makna Tumpek Krulut: Momentum Kepedulian Sosial
Bupati Satria menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang menghadapi ujian musibah atau membutuhkan bantuan fisik. Menurutnya, momen Tumpek Krulut yang jatuh pada Sabtu (1/8) menjadi pengingat untuk mengasah rasa kasih sayang terhadap sesama.
"Hari Tumpek Kelurut jatuh pada Sabtu (1/8) momentum untuk mengasah rasa kasih sayang dan kepedulian kita terhadap sesama. Melalui penyerahan bantuan ini, kami berharap dapat sedikit meringankan beban warga serta memberikan semangat baru dalam menjalani aktivitas sehari-hari," ujar Bupati Satria.
Penyerahan bantuan secara langsung ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi penerima, tetapi juga memberikan dampak psikologis berupa semangat baru bagi mereka yang tengah berjuang memulihkan kondisi. Kegiatan ini menjadi bagian dari program sosial rutin Pemkab Klungkung yang bertepatan dengan kalender budaya Bali.