Pencarian

Sunra dan Goeco Kerja Sama Sewa Motor Listrik dengan Baterai Swap untuk Ojol, Bebas Biaya Awal

Senin, 27 Juli 2026 • 09:14:31 WIB
Sunra dan Goeco Kerja Sama Sewa Motor Listrik dengan Baterai Swap untuk Ojol, Bebas Biaya Awal
Sunra dan Goeco resmi menjalin kemitraan untuk menyediakan layanan sewa motor listrik dengan sistem baterai swap bagi pengemudi ojek online.

BALI — Sunra, produsen motor listrik asal China, dan Goeco, penyedia infrastruktur baterai swap, resmi mengumumkan kemitraan strategis untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Dalam siaran resmi yang diterima redaksi, keduanya mengusung model bisnis yang tidak berfokus pada penjualan unit, melainkan pada layanan berbasis platform. Target utamanya: para pengemudi ojek online dan layanan pengantaran yang selama ini terbebani biaya investasi awal kendaraan.

"Indonesia merupakan pasar yang sangat strategis bagi pengembangan kendaraan listrik. Kami percaya integrasi kendaraan listrik dengan sistem battery swapping dan layanan rental-to-ownership akan mempercepat adopsi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para pengemudi," ujar General Manager Sunra, Wu Jianhua.

Mekanisme Sewa dan Baterai Swap untuk Pengemudi Ojol

Model yang ditawarkan memungkinkan pengemudi menggunakan motor listrik Sunra tanpa harus membeli unit secara langsung. Mereka cukup membayar biaya sewa periodik, dengan opsi untuk memiliki kendaraan di kemudian hari (rental-to-ownership). Soal daya, baterai bisa ditukar di stasiun swap milik Goeco yang sudah tersebar, sehingga tidak perlu menunggu pengisian lama.

  • Motor listrik Sunra yang digunakan akan mengadopsi sistem baterai standar Goeco.
  • Kendaraan terintegrasi dengan Vehicle Control Unit (VCU) yang kompatibel dengan platform Goeco.
  • Pengemudi bisa memantau kondisi kendaraan, melacak posisi, hingga mengunci motor dari jarak jauh lewat aplikasi.

Fitur Pintar Berbasis IoT dan Manajemen Armada Digital

Kolaborasi ini tidak sekadar menyediakan motor dan baterai. Sistem manajemen kendaraan berbasis Internet of Things (IoT) terpasang di setiap unit, memungkinkan operator armada memonitor performa kendaraan secara real-time. Fitur penguncian jarak jauh dan pelacakan GPS bakal membantu pengemudi menjaga keamanan motor, sekaligus memudahkan pengelolaan armada bagi perusahaan yang memiliki banyak unit.

"Integrasi VCU dengan platform Goeco menghadirkan ekosistem yang terstandarisasi. Mulai dari kendaraan pintar, infrastruktur swapping, hingga layanan energi menyatu dalam satu platform," jelas siaran resmi tersebut.

Mengapa Model Ini Penting bagi Pengemudi dan Produsen Lain

Pendekatan konvensional biasanya mengharuskan pengemudi membeli motor listrik dengan harga penuh, ditambah biaya baterai. Dengan model rental-to-ownership, hambatan biaya awal bisa ditekan. Pengemudi hanya perlu membayar biaya operasional harian atau bulanan yang lebih terjangkau.

Chief Operating Officer Goeco, Sylvia, menambahkan, "Kolaborasi ini adalah implementasi visi kami membangun infrastruktur mobilitas listrik yang terintegrasi. Dengan menggabungkan teknologi battery swapping, platform digital, serta model rental-to-ownership, kami berharap ekosistem ini mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus membuka akses kendaraan listrik bagi jutaan pengemudi di Indonesia."

Yang menarik, platform ini juga membuka peluang bagi produsen motor listrik lain untuk ikut memanfaatkan infrastruktur Goeco tanpa perlu membangun sistem baterai dan jaringan swap sendiri. Artinya, ekosistem ini bisa menjadi fondasi bersama untuk mempercepat elektrifikasi transportasi roda dua di Indonesia.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks