BALI — Otorita IKN tidak hanya fokus pada pembangunan fisik gedung pemerintahan dan infrastruktur modern. Lembaga itu kini merancang identitas budaya kota melalui pengembangan motif batik khas Nusantara yang melibatkan puluhan pengrajin wastra lokal.
Target Lahirkan Motif dengan Karakter Kuat dan Modern
Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN Muhsin Palinrungi mengatakan pengembangan wastra menjadi strategi membangun karakter kota yang sedang tumbuh. Menurutnya, wastra di sekitar IKN sudah berkembang namun masih perlu penguatan agar mampu bersaing dengan batik yang sudah dikenal luas.
"Batik tidak sekadar kain bercorak, tetapi juga medium yang menyimpan cerita, sejarah, dan jati diri suatu daerah," kata Muhsin dalam keterangannya, Kamis (19/6).
Para pengrajin didorong menciptakan motif yang merepresentasikan semangat IKN sebagai ibu kota baru Indonesia. Selama tiga hari, peserta tidak hanya belajar menggambar motif, tetapi juga menggali filosofi, karakter, dan narasi visual yang mencerminkan wajah IKN sebagai kota modern yang tetap berakar pada budaya Nusantara.
BI Dorong Unsur Modern dan Digitalisasi dalam Desain
Kepala SKB Bank Indonesia IKN Aura Pandu Wirawan menilai semakin berkembangnya kawasan IKN membuat kebutuhan akan identitas visual semakin penting. Ia berharap desain yang lahir dari kegiatan ini memiliki unsur modern karena IKN membawa semangat transformasi dan digitalisasi.
"Semakin hari IKN semakin ramai. Identitasnya perlu kita tonjolkan," ujar Aura.
Ia menambahkan motif yang dihasilkan sebaiknya tetap sederhana namun memiliki karakter kuat sehingga mudah dikenali masyarakat sebagai batik khas IKN.
Pengrajin Lokal Dapat Inspirasi Baru untuk Variasi Desain
Pelatihan itu mendapat respons positif dari peserta. Rusmayawati, pengrajin batik asal Kecamatan Samboja, mengaku mendapatkan banyak inspirasi baru untuk mengembangkan desain yang lebih variatif.
"Pelatihan ini menambah wawasan kami agar tidak menghasilkan karya yang monoton. Kami belajar bagaimana mengubah imajinasi visual tentang IKN menjadi sebuah karya nyata yang bisa dikembangkan," katanya.
Workshop pengembangan motif batik ini menjadi langkah awal Otorita IKN dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif di ibu kota baru. Ke depan, motif-motif yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menjadi identitas visual tetapi juga produk unggulan yang memiliki daya saing di pasar nasional.