BANGLI — Tim PKP rabies Kabupaten Bangli mengeliminasi lima ekor anjing liar di sekitar lokasi kejadian gigitan rabies yang menimpa satu keluarga. Anjing-anjing tersebut diduga kuat sempat melakukan kontak langsung dengan anjing penular rabies yang menggigit korban.
Lima Ekor Anjing Liar Jadi Sasaran Eliminasi
Petugas menyisir area di sekitar rumah korban untuk memastikan tidak ada lagi hewan penular rabies yang berkeliaran. Kelima anjing liar itu merupakan hewan yang berada dalam radius kontak dengan anjing yang terbukti menularkan rabies.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Bangli, I Wayan Suteja, mengatakan langkah eliminasi dilakukan sesuai prosedur penanganan wabah rabies. "Ini untuk memutus rantai penularan rabies di lingkungan warga," ujarnya.
Bagaimana Prosedur Penanganan Rabies di Lapangan?
Setelah menerima laporan kasus gigitan, tim PKP langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan investigasi dan penelusuran kontak. Anjing liar yang berada di sekitar lokasi kejadian menjadi prioritas karena berisiko tinggi menularkan virus.
Selain eliminasi, petugas juga memberikan vaksinasi rabies darurat pada hewan peliharaan warga yang berada di zona terdampak. Hal ini untuk memperkuat kekebalan kelompok di wilayah tersebut.
Satu Keluarga Jadi Korban Gigitan Anjing Rabies
Sebelumnya, satu keluarga di Bangli dilaporkan mengalami gigitan anjing yang kemudian terkonfirmasi positif rabies. Korban saat ini menjalani perawatan dan mendapatkan serum anti rabies di fasilitas kesehatan terdekat.
Dinas Kesehatan Bangli mengimbau warga yang mengalami gigitan hewan untuk segera mencuci luka dengan sabun dan air mengalir selama 15 menit, lalu berobat ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Fakta Singkat Kasus Rabies di Bangli
- Lima ekor anjing liar telah dieliminasi tim PKP rabies Kabupaten Bangli
- Anjing-anjing tersebut diduga kontak langsung dengan anjing penular rabies yang menggigit satu keluarga
- Korban gigitan telah mendapatkan penanganan medis berupa serum anti rabies
Pemerintah Kabupaten Bangli kembali mengingatkan pemilik hewan peliharaan untuk rutin memvaksinasi anjingnya. Vaksinasi rabies gratis masih tersedia di puskesmas hewan dan posko-posko yang telah ditentukan.