BANGLI — TNI dan Pemerintah Kabupaten Bangli resmi memulai program TMMD ke-129 di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani. Program yang berlangsung hingga 13 Agustus 2026 ini tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar warga.
Lima Sasaran Fisik dan 12 Kegiatan Nonfisik
Dansatgas TMMD, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, merinci lima sasaran fisik yang akan dikerjakan selama 30 hari. Selain itu, ada 12 kegiatan nonfisik yang menyertai program tersebut.
Program unggulan TNI AD juga ikut direalisasikan. Di antaranya pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), rehabilitasi lima unit MCK, dan penyediaan lima titik TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB).
Bupati Bangli: Hasil Pembangunan Harus Jadi Aset Bersama
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengapresiasi konsistensi TNI dalam mendukung percepatan pembangunan desa. Ia mengajak warga Sekardadi untuk terlibat aktif selama program berlangsung.
"Saya mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama mendukung, menjaga semangat kebersamaan, dan merawat seluruh hasil pembangunan yang nantinya diwujudkan melalui program TMMD ini," ujar Sedana Arta dalam sambutannya.
Bupati menambahkan bahwa apa yang dibangun harus menjadi aset bersama yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Percepatan Stunting hingga Ketahanan Pangan
Selain infrastruktur, TMMD ke-129 juga menyasar program percepatan penurunan stunting. Ada pula kegiatan kebersihan fasilitas umum dan sosial, penguatan ketahanan pangan, serta penanaman pohon melalui program TNI AD Bersatu Dengan Alam.
"Seluruh program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan," jelas Letkol Inf Yugi Prastawa.
Gotong Royong Ala TNI dan Warga
Pembukaan TMMD ditandai dengan penandatanganan naskah penyerahan pekerjaan dari Pemkab Bangli kepada Dansatgas. Acara dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta, penyerahan perlengkapan kerja, dan pemukulan gong.
Dandim 1626/Bangli menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar proyek fisik. "TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat," ungkapnya.
Upacara pembukaan dihadiri pula oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra, Kapolres Bangli AKBP James Irianov Syaloom Rajagukguk, serta jajaran Forkopimda dan sekitar 300 peserta.