Pencarian

Microsoft Siapkan Aplikasi Super AI yang Satukan Copilot, GitHub Copilot, dan Autopilot

Sabtu, 30 Mei 2026 • 16:58:01 WIB
Microsoft Siapkan Aplikasi Super AI yang Satukan Copilot, GitHub Copilot, dan Autopilot
Microsoft kembangkan aplikasi super AI yang integrasikan berbagai layanan Copilot dalam satu platform.

Laporan dari Fortune dan jurnalis teknologi Alex Heath mengungkap bahwa proyek ambisius ini akan menyatukan Copilot chatbot, GitHub Copilot, Copilot Cowork, serta fitur agen baru bernama "Autopilot" dan "Scout". Bocoran tangkapan layar yang dibagikan Heath menunjukkan aplikasi tersebut sudah dalam tahap pengembangan internal.

Mengapa Microsoft Butuh Aplikasi Super AI Sekarang?

Keputusan ini lahir dari fakta bahwa pengguna merasa lelah bolak-balik berpindah antar alat Copilot yang berbeda. "Microsoft menemukan bahwa pelanggan tidak suka berpindah-pindah di antara tools Copilot mereka," tulis Sebastian Herrera dari Fortune, mengutip sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Di sisi lain, posisi Copilot di pasar AI konsumen masih tertinggal jauh. Google baru saja mengumumkan bahwa chatbot Gemini telah menembus 900 juta pengguna aktif bulanan, menyamai basis pengguna ChatGPT milik OpenAI. Sementara Copilot, meski terintegrasi di ekosistem Microsoft 365, belum mencapai angka tersebut.

Akankah Aplikasi Ini Menggantikan Aplikasi Copilot yang Ada?

Menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut, aplikasi super ini tidak akan serta-merta mematikan aplikasi Copilot yang sudah ada. Microsoft baru saja meluncurkan desain ulang aplikasi Microsoft 365 Copilot minggu ini, yang akan tetap eksis berdampingan dengan aplikasi Copilot versi konsumen.

Yang menarik, aplikasi baru ini akan menyediakan fitur toggle — tombol untuk berpindah antara akun pribadi dan enterprise pengguna. Artinya, pekerja bisa menggunakan satu aplikasi untuk urusan kantor dan keperluan pribadi tanpa harus login ulang atau berganti aplikasi.

Jacob Andreou Pimpin Proyek, Target Rilis Akhir Musim Panas

Proyek ini digawangi langsung oleh Jacob Andreou, EVP of Copilot di Microsoft. Meski demikian, perusahaan tidak berencana mengumumkan aplikasi super ini pada konferensi Build pekan depan. Sumber menyebut peluncuran publik baru akan terjadi pada akhir musim panas di belahan bumi utara — sekitar Agustus atau September 2025.

Rencana ini masih bisa berubah dan belum final. Namun yang jelas, Microsoft ingin menyatukan semua Copilot pengguna ke dalam satu antarmuka pusat, termasuk akun dari Microsoft 365 Copilot yang berfokus pada produktivitas.

Strategi Mengurangi Ketergantungan pada OpenAI

Di balik langkah ini, ada agenda yang lebih besar. Setelah investasi awal miliaran dolar ke OpenAI, Microsoft kini mulai mencari alternatif. Perusahaan sudah mulai menyertakan model Claude milik Anthropic sebagai opsi di dalam Microsoft 365 Copilot, selain model GPT buatan OpenAI.

Microsoft juga terus mengembangkan model AI in-house mereka sendiri. Pekan depan, pada konferensi Build, kita kemungkinan akan melihat lebih banyak model buatan sendiri Microsoft — tanda bahwa raksasa Redmond itu tidak ingin selamanya bergantung pada startup lain untuk teknologi AI-nya.

Bagikan
Sumber: thurrott.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks