Pencarian

Peternak Muda Gianyar I Kadek Astitiya Berhasil Kirim Sapi Kurban "Kliwon" 608 Kg untuk Presiden Prabowo

Kamis, 21 Mei 2026 • 17:15:59 WIB
Peternak Muda Gianyar I Kadek Astitiya Berhasil Kirim Sapi Kurban
Sapi Bali "Kliwon" seberat 608 kg milik peternak muda Gianyar dipilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo.

GIANYAR — Seekor sapi Bali bernama "Kliwon" milik peternak muda asal Banjar Pekandelan, Kelurahan Abianbase, Gianyar, resmi terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Iduladha tahun ini. Sapi dengan bobot 608 kilogram itu akan disalurkan ke Musholla An Najah di Provinsi Bali.

Kliwon merupakan hasil pengembangan dari kandang Silih Asih Farming milik I Kadek Astitiya (38). Sejak awal, ia mengaku menyiapkan bibit sapi secara selektif dengan perhatian khusus pada kualitas, kesehatan, dan pola perawatan.

Seleksi Ketat Tim Dinas Peternakan

Sebelum ditetapkan sebagai hewan kurban Presiden, sapi tersebut telah melalui proses seleksi ketat oleh tim dari Dinas Peternakan Provinsi Bali. Penilaian meliputi kesehatan hewan, kelayakan fisik, hingga kesesuaian dengan syariat hewan kurban.

"Kami mengajukan sapi terbaik yang ada di kandang, yaitu Kliwon. Selain memiliki bobot terbesar, kondisi kesehatannya juga sangat baik," ujar Kadek.

Pakan Ekonomi Sirkular Jadi Kunci Bobot 608 Kg

Keberhasilan meningkatkan kualitas dan bobot sapi, menurut Kadek, tidak terlepas dari sistem pemeliharaan yang disiplin dan pola pakan terstruktur. Sanitasi kandang rutin dilakukan dan sapi dimandikan setiap hari.

Untuk pakan, Silih Asih Farming memanfaatkan sistem formulasi berbasis ekonomi sirkular. Limbah komoditas seperti bungkil sawit, kopra, dan ampas pertanian diolah sebagai sumber protein. Sementara serat pakan diperoleh dari jerami limbah pertanian yang diolah kembali. Kadek mengaku, formulasi pakan tersebut merupakan hasil riset mandiri yang dikembangkannya dalam beberapa tahun terakhir.

Inspirasi Ekonomi Hijau bagi Generasi Muda Bali

Kadek menilai sektor peternakan dan pertanian memiliki peluang besar untuk dikembangkan generasi muda, terutama di tengah meningkatnya perhatian terhadap konsep green economy atau ekonomi hijau.

"Anak muda harus berani melihat peluang di sektor pertanian dan peternakan. Dengan inovasi dan kreativitas, sektor ini bisa memberikan dampak ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan," katanya.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Bali untuk lebih tertarik mengembangkan sektor peternakan lokal yang modern, produktif, dan berdaya saing.

Apresiasi Pemkab Gianyar: Panca Usaha Peternakan Berhasil

Plt Kepala Dinas Pertanian Gianyar, Wayan Suarta, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya sapi peternak di Gianyar menjadi hewan kurban Presiden. Menurutnya, peternak di Gianyar sudah diarahkan untuk menerapkan panca usaha peternakan.

Langkah itu meliputi kandang yang cukup sinar dan memiliki sirkulasi yang baik, pemilihan bibit berkualitas, pakan yang memenuhi standar gizi, manajemen kesehatan hewan, dan pemasaran di waktu yang tepat. "Berdasarkan penerapan panca usaha peternakan, sapi di Gianyar semakin berkualitas dan bertambah bobotnya," jelas Wayan Suarta.

Bagikan
Sumber: balipost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks