Pencarian

Wagub Bali Giri Prasta Dukung BPIFK Jadi Pusat Fesyen Global

Sabtu, 09 Mei 2026 • 10:58:01 WIB
Wagub Bali Giri Prasta Dukung BPIFK Jadi Pusat Fesyen Global
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta meresmikan Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya di Badung.

BADUNG — Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta meresmikan Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) pada Jumat (8/5). Kehadiran balai ini diproyeksikan menjadi pusat pengembangan ekosistem industri kreatif yang terintegrasi di wilayah Bali dan sekitarnya.

Giri Prasta menyatakan dukungan penuh terhadap operasional BPIFK yang berlokasi di kawasan strategis Kuta. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan di Bali.

Fasilitas Terintegrasi: Dari Workshop Perhiasan hingga Inkubator Bisnis

BPIFK hadir dengan berbagai layanan teknis yang dirancang untuk meningkatkan standar kualitas produk lokal. Fasilitas ini tidak hanya menyediakan ruang kerja, tetapi juga pendampingan bisnis bagi para pelaku usaha kreatif agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Beberapa fasilitas utama yang kini tersedia di BPIFK meliputi:

  • Workshop fesyen dan kriya logam atau perhiasan.
  • Workshop kriya keramik dan kriya kayu.
  • Creative Business Incubator (CBI) dan Creative Hub.
  • Layanan Klinik SiniBisa untuk konsultasi industri.

“Kami mendukung penuh pembangunan BPIFK di Pulau Dewata. Apalagi dengan adanya fasilitas-fasilitas yang tersedia, kami yakin hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan IKM fesyen dan kriya di Bali maupun Indonesia,” ujar Giri Prasta saat memberikan sambutan di sela-sela peresmian.

Target Bali Menjadi Barometer Industri Kreatif Nasional

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Bali memiliki modal kuat untuk menjadi pusat industri fesyen nasional. Kekuatan budaya yang dipadukan dengan kreativitas tinggi menjadi alasan utama penempatan BPIFK di wilayah ini.

Agus Gumiwang berharap balai ini mampu menjembatani produk lokal dengan pasar global melalui penguatan ekosistem industri yang lebih modern. Bali kini didorong untuk tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga pusat produksi barang-barang kreatif berkualitas tinggi yang kompetitif.

“Bali diharapkan menjadi pusat industri fesyen dan kriya Indonesia yang mampu bersaing di pasar global,” kata Agus Gumiwang.

Pemerintah daerah meyakini pembinaan yang dilakukan melalui BPIFK akan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal. Selain mendorong inovasi produk, fasilitas ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: diksimerdeka.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks