DENPASAR — Kapolda Bali melakukan penyegaran organisasi dengan merotasi 126 perwira menengah (pamen) dan perwira pertama (pama) di jajaran Kepolisian Daerah Bali. Kebijakan ini tertuang resmi dalam Surat Telegram Nomor: ST/795/IV/KEP/2026 yang diterbitkan pada Selasa (30/4/2026).
Mutasi yang ditandatangani Karo SDM Polda Bali Kombes Pol Agus Nugroho tersebut menyasar posisi krusial di Polresta Denpasar dan beberapa Polres jajaran. Sejumlah perwira mendapatkan promosi jabatan seiring dengan kenaikan pangkat dan tanggung jawab baru di wilayah hukum Pulau Dewata.
Promosi Kasat Lantas Polresta Denpasar dan Rotasi Kapolsek
Salah satu poin utama dalam gerbong mutasi kali ini adalah pergantian pucuk pimpinan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Denpasar. AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati resmi ditunjuk sebagai Kasat Lantas Polresta Denpasar yang baru.
Alumni Akpol 2013 yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kuta Selatan ini mendapatkan promosi jabatan dengan pangkat Kompol. Langkah ini menandai pergeseran signifikan di lini pelayanan publik dan pengaturan lalu lintas pusat kota.
Pergeseran juga menyentuh jajaran Kapolsek di wilayah Badung dan Klungkung. Kompol I Nyoman Karang Adiputra yang sebelumnya memimpin Polsek Abiansemal kini ditarik ke Mapolda Bali untuk menjabat sebagai Kayanma. Posisinya digantikan oleh Kompol I Nengah Sona yang sebelumnya bertugas sebagai Kabag SDM Polres Klungkung.
Sementara itu, kursi Kapolsek Klungkung yang ditinggalkan Kompol I Wayan Sujana bakal diisi oleh Kompol I Gusti Ngurah Yudistira. Rotasi ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi keamanan di tingkat kecamatan.
Penyegaran Lini Reserse di Buleleng dan Karangasem
Sektor reserse kriminal tidak luput dari perombakan. Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura kini ditarik ke Mapolda Bali untuk mengemban tugas sebagai Panit 1 Unit 2 Subdit IV Ditreskrimsus.
Posisi strategis di Buleleng tersebut kini dipercayakan kepada AKP Alberto Diovant. Sebelumnya, Alberto menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Karangasem. Estafet kepemimpinan reserse di Karangasem selanjutnya diserahkan kepada AKP Rifqi Abdillah.
Mutasi di lini reserse ini menjadi bagian dari upaya Polda Bali untuk mempercepat penanganan perkara dan penyegaran personel di lapangan. Dinamika kriminalitas di wilayah Bali utara dan timur menjadi tantangan bagi para pejabat baru tersebut.
Penjelasan Resmi Polda Bali Terkait Mutasi Besar
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengonfirmasi bahwa rotasi ratusan perwira ini telah masuk dalam sistem aplikasi internal Polri. Ia menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang rutin dilakukan.
"Iya benar, ada mutasi. Daftar lengkapnya sudah masuk dalam sistem aplikasi internal," ujar Kombes Pol Ariasandy saat dikonfirmasi, Selasa (30/4/2026).
Mantan Kabid Humas Polda NTT ini menambahkan bahwa mutasi bertujuan untuk penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel. Hal ini penting untuk menjaga performa institusi dalam melayani masyarakat serta menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang di Bali.
Dampak bagi Pelayanan Publik dan Keamanan Wilayah
Pergeseran 126 perwira ini diprediksi akan membawa warna baru dalam pola pengamanan di Bali. Terlebih, posisi yang bergeser banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti satuan lalu lintas dan polsek jajaran.
Polda Bali memastikan proses transisi jabatan akan dilakukan dalam waktu dekat agar tidak mengganggu pelayanan publik. Para perwira yang baru ditunjuk diharapkan segera melakukan pemetaan wilayah dan beradaptasi dengan karakteristik kerawanan di tempat tugas masing-masing.
Upacara serah terima jabatan dijadwalkan akan digelar secara bertahap di masing-masing satuan kerja dan Polres jajaran sesuai petunjuk pimpinan Polda Bali.