Pencarian

Polres Karangasem Buru Pencuri Modul BTS di Dua Tower, Kerugian Capai Rp7,5 Juta

Senin, 20 Juli 2026 • 10:56:01 WIB
Polres Karangasem Buru Pencuri Modul BTS di Dua Tower, Kerugian Capai Rp7,5 Juta
Petugas kepolisian memeriksa tower telekomunikasi di Jasri Kelod, Karangasem, yang menjadi sasaran pencurian modul BTS.

KARANGASEM — Dua tower telekomunikasi di kawasan Jasri Kelod, Karangasem, menjadi sasaran pencurian perangkat BTS pada Sabtu (11/1/2026) siang. Pelaku berhasil membawa kabur komponen vital yang mengatur sinyal seluler, yakni dua unit modul UBBP dan tujuh unit SFP.

Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono, membenarkan peristiwa tersebut. Informasi awal diterima dari pelapor bernama Herpansyah, perwakilan kantor MKU, sekitar pukul 11.46 Wita setelah alarm perangkat UBBP di salah satu tower menunjukkan status tidak berada di tempat.

Dua Tower Digasak dalam Satu Waktu

Pencurian pertama terdeteksi di tower milik DMT yang berlokasi di Jasri Kelod. Saat petugas mengecek, satu unit UBBP dan lima unit SFP sudah raib dari dalam box BBU. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke tower lain milik Protelindo di area yang sama.

Di tower Protelindo, pelaku kembali beraksi dengan menyasar satu unit UBBP dan dua unit SFP. Polisi masih menduga aksi ini dilakukan oleh komplotan yang sama, mengingat jarak antar tower yang berdekatan dan waktu kejadian yang beriringan.

Kerugian Ditaksir Rp7,5 Juta

Dari dua lokasi tersebut, total kerugian ditaksir mencapai Rp7,5 juta. Rinciannya, dua unit UBBP senilai Rp3 juta dan tujuh unit SFP dengan total kerugian Rp3,5 juta. Perangkat UBBP dan SFP merupakan komponen penting dalam sistem BTS yang mengatur transmisi data dan suara.

Ipda Artono menjelaskan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. "Kami juga menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku," ujarnya.

Gangguan Jaringan Mengintai Warga

Hilangnya perangkat BTS di dua titik tersebut berpotensi mengganggu kualitas sinyal telekomunikasi bagi warga di sekitar Jasri Kelod dan Subagan. Operator seluler yang menempatkan perangkat di tower tersebut dipastikan akan melakukan perbaikan dan pengamanan tambahan.

Polres Karangasem mengimbau masyarakat dan perusahaan penyedia menara telekomunikasi untuk meningkatkan pengawasan. Pemasangan kunci pengaman tambahan dan kamera CCTV di titik-titik rawan dinilai mendesak untuk mencegah aksi serupa terulang.

Bagikan
Sumber: wartabalionline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks