BMKG Peringatkan Gelombang Laut hingga 4 Meter di Perairan Selatan Bali, Nelayan dan Wisatawan Diminta Waspada

Penulis: Candra Setiabudi  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:16:01 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang laut setinggi hingga empat meter di perairan selatan Bali.

DENPASAR — Potensi gelombang laut kategori tinggi tersebut dipicu pola angin permukaan yang bertiup dari arah Timur–Selatan dengan kecepatan 4–25 knot di Perairan Utara Bali, serta dari arah Timur–Tenggara dengan kecepatan 4–20 knot di Perairan Selatan Bali. Kondisi ini membuat aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan di wilayah tersebut berisiko terhadap keselamatan.

Selain tiga titik utama yang masuk kategori tinggi, BMKG juga mencatat potensi gelombang sedang antara 1,25 hingga 2,5 meter di kawasan Selat Badung. Masyarakat umum, nelayan, pelaku kegiatan wisata bahari, serta operator transportasi laut diimbau untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca mendadak dan peningkatan tinggi gelombang laut demi keselamatan beraktivitas.

Cuaca Daratan Bali Didominasi Berawan, Buleleng Berpotensi Hujan Ringan

Untuk kondisi cuaca di daratan, sebagian besar kabupaten/kota di Bali diprediksi berawan hingga cerah sepanjang hari. Kabupaten Jembrana, Bangli, dan Karangasem diprakirakan cerah dengan rentang suhu 21–28 °C.

Sementara itu, wilayah Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, serta Kota Denpasar akan mengalami cuaca berawan dengan suhu udara maksimum mencapai 29–30 °C dan tingkat kelembapan udara berkisar 60 hingga 92 persen.

Buleleng Jadi Satu-satunya Wilayah dengan Potensi Hujan

Kabupaten Buleleng menjadi satu-satunya wilayah yang diperkirakan mengalami hujan ringan pada hari ini. Suhu di wilayah tersebut diprediksi berada di rentang 22–28 °C dengan kelembapan udara antara 59 hingga 86 persen.

BMKG mengingatkan agar warga di Buleleng tetap menyiapkan perlengkapan hujan, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan pada sore hingga malam hari.

Rekomendasi Keselamatan untuk Nelayan dan Operator Kapal

BMKG merekomendasikan agar nelayan yang menggunakan perahu kecil tidak memaksakan diri melaut saat gelombang tinggi masih berlangsung. Operator transportasi laut juga diminta memperbarui informasi cuaca secara berkala sebelum menentukan jadwal pelayaran.

Peringatan dini ini berlaku mulai 25 hingga 28 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mengakses kanal resmi BMKG atau menghubungi kantor BMKG terdekat di wilayah Bali.

Reporter: Candra Setiabudi
Sumber: kabarbali.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top