BALI — Batagor jadi ikon kuliner Bandung sejak akhir 1960-an, lahir dari kreativitas pedagang yang mengolah sisa bakso jadi sajian baru. Sejumlah kedai lawas masih bertahan puluhan tahun dengan resep yang dijaga turun-temurun. Berikut tujuh tempat yang layak masuk daftar buruanmu.
Bagi warga Bandung, aroma tahu goreng berpadu bumbu kacang kental dan perasan jeruk limau bukan sekadar jajanan sore. Aroma itu bagian dari memori kota yang menghubungkan generasi, dari pedagang keliling sampai kedai yang kini jadi tujuan wisatawan.
Daya tarik batagor Bandung ada pada tekstur renyah di luar, kenyal di dalam, plus saus kacang gurih yang sedikit manis dan segar. Rasa inilah yang sulit ditiru di kota lain.
1. Batagor Kingsley
Berdiri sejak 1982, kedai ini jadi salah satu nama paling dikenal untuk batagor premium Bandung. Cita rasa ikan tenggirinya kuat, isian padat, dan gorengannya renyah.
Konsistensi resep serta kemasan beku membuatnya praktis dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Selain batagor, ada siomay goreng, batagor kuah, hingga menu nasi dan yamin. Lokasinya di Jalan Veteran No. 25, Kebon Pisang, Sumur Bandung. Harga batagor goreng Rp 38.000 untuk dua biji.
2. Batagor Riri
Beroperasi sejak 1985, Batagor Riri awalnya dibuat untuk konsumsi keluarga sebelum berkembang jadi merek populer. Lokasinya tak jauh dari kawasan Burangrang.
Ukurannya besar dengan isian lembut, tersedia kemasan vakum dan setengah matang yang cocok jadi buah tangan. Menu Batagor Campur dijual Rp 60.000 untuk dua batagor dan satu siomay goreng besar, atau sekitar Rp 20.000 per potong.
3. Batagor Burangrang
Masih di Jalan Burangrang, kedai sederhana ini eksis sejak era 1999-an dan bertahan sebagai salah satu batagor premium di Bandung. Potongan tahunya besar, isinya padat, saus kacangnya kental.
Banyak pengunjung memilih kombinasi batagor dan siomay goreng dalam satu porsi. Batagor Campur dihargai Rp 49.500 untuk dua batagor dan satu siomay, sekitar Rp 21.900 per potong.
4. Batagor Haji Yunus
Melegenda sejak 1972, kedai di Jalan Raya Kopo No. 68, Babakan Asih, Bojongloa Kaler ini jadi favorit warga lokal maupun wisatawan. Harga satuannya ramah kantong tanpa mengorbankan cita rasa khas.
Pembeli bisa memilih varian aci atau siomay aci. Harga batagor Rp 5.500 per biji, pilihan masuk akal untuk mencicipi batagor legendaris tanpa merogoh kocek dalam.
5. Batagor H. Isan
Sering disebut pelopor batagor Bandung, kedai ini berjualan sejak 1968 dan tak pernah sepi pengunjung. Pusatnya di Jalan Bojongloa No. 38, Astanaanyar, dengan harga Rp 4.000 sampai Rp 5.000 per biji.
Keunikannya ada pada batagor kuah yang disajikan setelah digoreng, memberi sensasi gurih dan hangat berbeda. Selain batagor, tersedia mie yamien dan mie kuah.
"Bumbu kacang Batagor H. Isan masih digiling seperti cara lama," ujar Fakhri Hidayat, generasi ketiga pemilik merek. Kemasan besek juga dipertahankan untuk menjaga orisinalitas rasa.
6. Batagor Abuy
Termasuk pelopor batagor legendaris yang berdiri sejak 1993, Batagor Abuy menawarkan porsi fleksibel mulai tiga hingga sepuluh potong. Lokasinya di Jalan Lengkong Besar No. 47, Paledang, Lengkong.
Teksturnya padat dan cocok bagi pembeli yang ingin membawa pulang dalam jumlah banyak. Lewat layanan pesan antar, harga berkisar Rp 60.000 untuk tiga potong, Rp 100.000 untuk lima potong, dan sekitar Rp 200.000 untuk sepuluh potong.
7. Batagor Hj. Darto
Dikenal warga lokal sebagai Batagor Simpang Dago, kedai ini didirikan H. Darto Wahab sejak 1980. Statusnya sebagai salah satu pelopor batagor Bandung membuatnya jadi tujuan wisata kuliner utama.
Konsistensi menjaga kualitas rasa jadi alasan kedai ini tetap dicari pengunjung yang ingin mencicipi batagor orisinil khas Kota Kembang, dengan harga yang relatif terjangkau.
Dari Kingsley yang premium sampai Haji Yunus yang ramah kantong, tujuh kedai ini menunjukkan batagor Bandung bukan cuma jajanan, tapi warisan rasa yang bertahan lintas generasi.