Pencarian

ASN Pekalongan Terobos Jalan Cor Basah Pakai Toyota Agya, Ini Alasannya

Rabu, 30 September 2026 • 11:18:31 WIB
ASN Pekalongan Terobos Jalan Cor Basah Pakai Toyota Agya, Ini Alasannya
Mobil Toyota Agya melintasi jalan yang masih dalam tahap pengecoran lapisan dasar di Jalan Simbang Kulon, Kota Pekalongan.

BALI — Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kota Pekalongan menerobos jalan yang baru selesai dicor menggunakan Toyota Agya pada Senin (28/9) pagi. Kepala BKPSDM Kota Pekalongan, Rusmani Budiharjo, menyatakan pengemudi beralasan terjepit kepadatan lalu lintas jam sibuk. BKPSDM menilai perbuatan tersebut keliru dan meminta yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf.

Kejadian itu berlangsung di ruas Jalan Simbang Kulon, Kota Pekalongan, saat jalan masih menjalani tahap pengecoran lapisan dasar. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekalongan, Rusmani Budiharjo, membenarkan bahwa pengemudi mobil tersebut berstatus ASN di lingkungan pemerintah kota.

Alasan Pengemudi: Jam Sibuk dan Antrean Panjang di Belakang

Rusmani menjelaskan bahwa pihaknya sudah meminta keterangan langsung dari yang bersangkutan. Menurut pengakuan ASN itu, kondisi lalu lintas saat itu sedang padat karena bertepatan dengan jam berangkat aktivitas pagi.

"Di sana saat itu jam sibuk, jam berangkat aktivitas pagi itu sangat padat, di belakangnya sudah penuh. Informasi seperti itu, saya nggak tahu persis," kata Rusmani, dilansir dari detikJateng.

Dari keterangan yang diterima BKPSDM, pengemudi mengaku terpaksa melintas karena antrean kendaraan di belakangnya sudah menumpuk. Meski begitu, Rusmani menegaskan alasan tersebut tidak bisa dibenarkan.

"Informasi dari yang bersangkutan kemudian terpaksa melintas di situ, nggih (ya). Tapi bagaimanapun itu menurut kami itu sesuatu yang keliru, sehingga yang bersangkutan harus minta maaf," tambahnya.

Mobil Pertama yang Melintas, Motor Sudah Lebih Dulu Lewat

Rusmani mengungkapkan bahwa saat kejadian, jalan tersebut masih berada pada tahap pengecoran lapisan dasar. Ketinggian lapisan itu disebut tidak jauh berbeda dengan permukaan jalan lama, sehingga sejumlah kendaraan tetap melintas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BKPSDM, sepeda motor sudah lebih dulu melewati ruas tersebut sebelum insiden mobil terjadi. Jejak ban motor juga terlihat pada rekaman video yang beredar.

"Awalnya itu kan masih lapisan dasar itu kan ketinggiannya nggak begitu drastis dengan existing jalan. Jadi itu dilewati. Kalau mobil, iya memang yang pertama bersangkutan (ASN). Tapi kalau sebelumnya sudah ada motor. Informasinya sudah ada motor dan saya lihat juga di video itu nggih (ya) ada tapak motor, tapi memang belum banyaknya," ujar Rusmani.

BKPSDM Minta ASN Minta Maaf

BKPSDM Kota Pekalongan menyatakan telah menegur ASN tersebut dan meminta yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Langkah itu diambil setelah pihaknya menelusuri kronologi dan meminta keterangan dari pengemudi.

Rusmani tidak menyebut sanksi tambahan di luar permintaan maaf tersebut. Ia hanya menegaskan bahwa tindakan melintasi jalan yang sedang diperbaiki tetap dinilai sebagai kesalahan, terlepas dari alasan kepadatan lalu lintas yang disampaikan pengemudi.

Insiden ini menjadi perhatian warganet setelah video mobil Toyota Agya melintasi jalan cor basah tersebar di media sosial. Jalan Simbang Kulon sendiri tengah dalam proses perbaikan yang dikerjakan pemerintah daerah setempat.

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks