BADUNG — Dua rute baru dari Bali menuju kawasan timur Indonesia resmi terhubung dalam waktu berdekatan. TransNusa melayani penerbangan perdana rute Bali (DPS)–Waingapu (WGP) pada Rabu (15/7), disusul rute Bali (DPS)–Wakatobi Matahora (WNI) pada Kamis (16/7/2026). Kedua rute ini diharapkan membuka akses lebih luas bagi wisatawan dan memperkuat posisi Bandara Ngurah Rai sebagai hub transportasi udara strategis.
Pesawat ARJ-21 Angkut Ratusan Penumpang di Penerbangan Perdana
Penerbangan perdana rute Bali–Waingapu menggunakan pesawat Comac ARJ-21 dengan nomor penerbangan 8B-5652. Pesawat lepas landas dari Bali pukul 08.19 WITA mengangkut 88 penumpang. Penerbangan sebaliknya dari Waingapu dengan nomor 8B-5653 mendarat di Bali pukul 12.24 WITA membawa 94 penumpang.
Keesokan harinya, rute Bali–Wakatobi Matahora diberangkatkan dengan nomor penerbangan 8B-5662 pukul 08.10 WITA. Sebanyak 90 penumpang ikut dalam penerbangan perdana itu. Rute sebaliknya dengan nomor 8B-5663 tiba di Bali pukul 13.32 WITA dengan 70 penumpang.
Jadwal Penerbangan: Waingapu Empat Kali Sepekan, Wakatobi Tiga Kali
TransNusa menjadwalkan rute Bali–Waingapu pp beroperasi sebanyak empat kali dalam sepekan, setiap Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu. Sementara rute Bali–Wakatobi Matahora pp dilayani tiga kali sepekan, yakni setiap Senin, Kamis, dan Minggu. Penjadwalan ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dan wisatawan yang hendak menuju kedua destinasi tersebut.
Manajemen Bandara: Rute Baru Jadi Peluang Tumbuhnya Perekonomian
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, menyambut antusias pembukaan dua rute strategis ini. “Kami mengucapkan selamat atas pembukaan penerbangan dari TransNusa untuk rute Waingapu dan Wakatobi. Dua rute ini menambah rute lain yang sebelumnya dioperasikan TransNusa dari dan ke Bali,” ujarnya.
Nugroho menambahkan bahwa kedua rute baru ini berpotensi menjadi peluang pertumbuhan perekonomian dan ekosistem di daerah tujuan. “Kami mengajak untuk bersama-sama, bahu membahu untuk melanggengkan penerbangan baru ini, serta ke depannya bertambah terus dan semakin besar,” lanjutnya.
Daftar 22 Rute Domestik dari Bandara Ngurah Rai
Dengan tambahan dua rute ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai kini melayani 22 rute domestik. Sebelumnya, bandara ini sudah melayani rute ke Cengkareng, Surabaya, Lombok Praya, Labuan Bajo, Makassar, Jakarta-Halim, Kulon Progo, Tambolaka, Semarang, Kupang, Solo, Balikpapan, Banjarmasin, Bima, Sumbawa, Manado, Pontianak, Timika, Wakatobi Maranggo, dan Jayapura.
Seremoni pelepasan penerbangan perdana dihadiri Direktur Utama TransNusa, General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Regional CEO Kantor Regional II PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), serta Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV. Nugroho Jati menegaskan komitmen pengelola bandara untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan mendukung penuh seluruh mitra usaha demi konektivitas udara yang aman dan terintegrasi di seluruh Indonesia.