Pencarian

Damkarmat Buleleng Padamkan Enam Kebakaran dalam Sehari, Ratusan Are Lahan dan Rumah Warga Terbakar

Selasa, 08 September 2026 • 13:46:01 WIB
Damkarmat Buleleng Padamkan Enam Kebakaran dalam Sehari, Ratusan Are Lahan dan Rumah Warga Terbakar
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke area kebakaran lahan di Desa Ularan, Buleleng, Senin (7/9/2026).

BULELENG — Enam titik kebakaran terjadi serentak di Kabupaten Buleleng, Senin (7/9/2026). Kebakaran yang meliputi lahan dan rumah warga itu tersebar di enam desa serta satu kawasan jalan, memaksa Damkarmat Buleleng mengerahkan personel dan lima unit tangki air sekaligus.

Kepala Damkarmat Buleleng Gede Arya Suardana menyebut keenam kejadian memiliki karakteristik berbeda. Separuhnya merupakan kebakaran lahan, sisanya kebakaran rumah.

Luas Lahan Terbakar Capai Puluhan Are

Kebakaran lahan terluas terjadi di Desa Ularan dengan area terdampak sekitar 50 are. Sementara dua kebakaran lahan lain di Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa, dan Desa Pangkung Paruk masing-masing menghanguskan lahan sekitar 30 are.

Untuk menangani tiga titik kebakaran lahan ini, Damkarmat mengerahkan empat tangki air. Satu tangki dikhususkan ke Ularan, tiga tangki lainnya dibagi ke Tigawasa dan Pangkung Paruk.

Kebakaran Rumah di Tiga Desa Berhasil Dilokalisir

Tiga kebakaran rumah terjadi di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Jalan Jalak Putih LC 8 Blok Baktisraga, serta Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu. Satu tangki air dikerahkan untuk menangani kebakaran di Gitgit.

Proses pemadaman berjalan relatif cepat. Kebakaran lahan di Ularan dapat dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam, sementara di Tigawasa butuh waktu sekitar satu jam 40 menit. Untuk kebakaran rumah, masing-masing lokasi di Gitgit, LC Baktisraga, dan Bengkel berhasil ditangani dalam sekitar 45 menit.

Angin Kencang Jadi Faktor Risiko Utama

Arya menjelaskan, kecepatan respons petugas menjadi penentu dalam setiap penanganan kebakaran. Kondisi kemarau dan hembusan angin yang cukup kencang membuat api sangat mudah membesar dan merambat ke area lain.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Kecepatan respons menjadi hal penting dalam penanganan kebakaran, terutama pada kondisi kemarau dan ketika angin cukup kencang karena api sangat mudah membesar dan merambat,” ujar Arya saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).

Ia menambahkan, tujuan penanganan bukan sekadar memadamkan api, tetapi juga melokalisir agar kebakaran tidak meluas ke bangunan atau lahan di sekitarnya.

Imbauan Damkarmat saat Musim Kemarau

Damkarmat Buleleng mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan, memastikan kompor dan peralatan listrik dalam kondisi aman, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.

“Kondisi angin kencang sangat mudah membuat api kecil menjadi kebakaran besar. Segera laporkan apabila terjadi kebakaran agar petugas dapat bergerak cepat,” pungkas Arya.

Dari enam kejadian tersebut tidak ada laporan korban jiwa. Kerugian material berhasil ditekan berkat respons cepat petugas yang segera menuju lokasi setelah menerima laporan.

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: updatebali.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks