Pencarian

Identitas Mayat Pria di Tukad Ayung Ubud Terungkap, Korban Buruh Proyek Asal Banyuwangi

Senin, 22 Juni 2026 • 15:47:01 WIB
Identitas Mayat Pria di Tukad Ayung Ubud Terungkap, Korban Buruh Proyek Asal Banyuwangi
Jenazah pria asal Banyuwangi ditemukan mengapung di Tukad Ayung Ubud.

GIANYAR — Sesosok jenazah pria yang mengapung di aliran Sungai Ayung, tepatnya di wilayah Banjar Kedewatan, Desa Kedewatan, Ubud, pada Senin lalu, akhirnya diketahui identitasnya. Korban adalah Supandi alias Tomo (32 tahun), seorang warga asal Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Kronologi Penemuan dan Identifikasi

Jenazah pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang sedang beraktivitas di bantaran sungai sekitar pukul 07.00 Wita. Penampakan jasad yang tersangkut di bebatuan membuat geger warga yang kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Ubud.

Tim identifikasi dari Satreskrim Polres Gianyar dan Puskesmas setempat langsung melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok pada tubuh korban. Pihak kepolisian kemudian menyebarkan foto dan ciri-ciri korban ke berbagai pihak, termasuk melalui jaringan komunikasi antar-desa.

Pekerja Proyek yang Hilang Kontak

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Supandi bekerja sebagai buruh proyek di kawasan Ubud dan sekitarnya. Sehari sebelum ditemukan, ia dilaporkan tidak kembali ke tempat kosnya. Rekan-rekan sesama pekerja proyek yang mengenali ciri-ciri pakaian korban kemudian mendatangi Posko Identifikasi di RSUD Sanjiwani Gianyar.

Keluarga korban sudah dihubungi dan saat ini dalam perjalanan menuju Gianyar untuk proses lebih lanjut. Kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian,” ujar Kasat Reskrim Polres Gianyar yang enggan disebutkan namanya.

Fakta Singkat Kasus Temuan Mayat di Tukad Ayung

  • Identitas korban: Supandi alias Tomo (32 tahun), buruh proyek asal Rogojampi, Banyuwangi.
  • Lokasi penemuan: Aliran Tukad Ayung, Banjar Kedewatan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Gianyar.
  • Tidak ada kekerasan: Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan luka akibat benda tumpul atau tajam.
  • Proses hukum: Jenazah telah dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Apa Langkah Polisi Selanjutnya?

Polres Gianyar telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk rekan kerja dan pemilik kos korban. Pihak kepolisian juga tengah menelusuri riwayat aktivitas korban beberapa hari sebelum ditemukan tewas.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini murni kecelakaan atau ada unsur pidana. Semua masih didalami. Hasil autopsi dari dokter forensik akan menjadi kunci,” tambah sumber kepolisian.

Warga setempat diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan kejadian mencurigakan di sekitar aliran sungai. Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih dalam perjalanan menuju Gianyar untuk memastikan identitas dan mengurus pemulangan jenazah.

Bagikan
Sumber: radarbadung.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks