Pencarian

SIM Digital Siap Gantikan Kartu Fisik, Ini Dampaknya bagi Jutaan Pengendara di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 • 08:12:01 WIB
SIM Digital Siap Gantikan Kartu Fisik, Ini Dampaknya bagi Jutaan Pengendara di Indonesia
SIM Digital resmi diperkenalkan sebagai pengganti kartu fisik bagi pengendara di Indonesia.

JAKARTA — Transformasi digital di tubuh Korlantas Polri memasuki babak baru. Surat Izin Mengemudi (SIM) tak lagi sekadar kartu plastik di dompet, melainkan data digital yang tersimpan di server pusat dan bisa ditampilkan lewat layar ponsel.

Melalui aplikasi Digital Korlantas Polri, pengendara nantinya cukup menunjukkan kode QR dari ponselnya saat diperiksa di jalan. Petugas akan memindai kode tersebut dan langsung memverifikasi data pemilik secara real time melalui sistem terpusat.

Apa Keuntungan SIM Digital bagi Pengendara?

Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol Wibowo, menjelaskan bahwa SIM Digital menyimpan data identitas pemilik, nomor SIM, masa berlaku, dan dilengkapi QR code. “Ke depan, keabsahan SIM akan bertumpu pada data di server, bukan semata pada kartu fisik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/2026).

Dengan sistem ini, potensi pemalsuan SIM bisa diminimalkan. Proses pemeriksaan di lapangan juga disebut lebih cepat karena petugas tak perlu lagi mencocokkan foto atau data secara manual. Kartu fisik nantinya hanya berfungsi sebagai dokumen cadangan yang cukup disimpan di rumah.

SIM Digital Terhubung dengan Tilang Elektronik

Salah satu fitur yang dinantikan adalah integrasi SIM Digital dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Artinya, data pelanggaran lalu lintas dapat langsung tercatat dan terhubung dengan data pemilik SIM tanpa perlu proses administrasi manual.

Selain itu, pengguna juga bisa memperpanjang SIM secara online, mendapat notifikasi masa berlaku, hingga mengurus administrasi kendaraan tanpa harus datang ke Satpas. “Ini akan meningkatkan efisiensi dan mempercepat proses pemeriksaan,” kata Wibowo.

Kapan SIM Digital Berlaku Penuh?

Korlantas Polri menegaskan bahwa implementasi penuh SIM Digital masih menunggu kesiapan regulasi dan infrastruktur pendukung di seluruh wilayah Indonesia. Pada tahap awal, masyarakat tetap diimbau membawa SIM fisik sebagai cadangan.

“Sembari menunggu kesiapan sistem secara menyeluruh di seluruh wilayah,” ujar Wibowo. Langkah ini menjadi bagian dari modernisasi pelayanan publik berbasis teknologi yang tengah dikembangkan secara nasional oleh Korlantas Polri.

Apakah SIM Digital Aman dari Penyalahgunaan?

Korlantas mengklaim SIM Digital lebih aman karena data pemilik tersimpan di server pusat dan bisa diverifikasi secara real time lewat pemindaian QR code. Sistem ini dirancang untuk meminimalkan pemalsuan dan penyalahgunaan identitas.

Namun, keamanan data juga bergantung pada kesiapan infrastruktur dan pengawasan sistem. Korlantas memastikan bahwa pengembangan aplikasi Digital Korlantas Polri terus dilakukan dengan standar keamanan siber yang ketat.

Bagikan
Sumber: otomotif.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks