Pencarian

Harga BBM Nonsubsidi di Bali Naik Per 18 Mei 2026, Dexlite Tembus Rp 26 Ribu dan Pertamina Dex Rp 27.900

Jumat, 22 Mei 2026 • 14:38:15 WIB
Harga BBM Nonsubsidi di Bali Naik Per 18 Mei 2026, Dexlite Tembus Rp 26 Ribu dan Pertamina Dex Rp 27.900
PT Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi di Bali mulai 18 Mei 2026.

DENPASAR — PT Pertamina resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di wilayah Jawa, Bali, dan DKI Jakarta mulai 18 Mei 2026. Kenaikan paling tajam terjadi pada segmen diesel, dengan Dexlite naik menjadi Rp 26.000 per liter dan Pertamina Dex hampir mencapai Rp 28.000 per liter.

Adapun Pertamax Turbo, BBM beroktan tinggi untuk kendaraan performa, kini dibanderol Rp 19.900 per liter. Angka ini naik Rp 500 dari harga sebelumnya yang tercatat Rp 19.400 per liter.

Daftar Harga BBM Pertamina di Bali per 18 Mei 2026

Penyesuaian harga ini tidak menyentuh produk bersubsidi. Pertalite masih bertahan di Rp 10.000 per liter dan Biosolar di Rp 6.800 per liter. Pemerintah mempertahankan harga kedua produk tersebut untuk menjaga daya beli masyarakat.

Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina di wilayah Bali, Jawa, dan DKI Jakarta:

  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Biosolar: Rp 6.800 per liter
  • Pertamax: Rp 12.300 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp 12.900 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 19.900 per liter
  • Dexlite: Rp 26.000 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 27.900 per liter

Mengapa Harga BBM Nonsubsidi Naik?

PT Pertamina menyebut fluktuasi harga minyak dunia dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebagai faktor utama di balik kenaikan ini. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan mekanisme pasar yang lazim dilakukan secara berkala oleh perusahaan pelat merah tersebut.

Perlu diketahui, harga di atas berlaku khusus untuk wilayah DKI Jakarta, Jawa, dan Bali. Di luar zona tersebut, harga BBM nonsubsidi bisa berbeda karena adanya penyesuaian biaya distribusi dan pajak daerah yang diterapkan masing-masing pemerintah provinsi.

Dampak Kenaikan ke Sektor Transportasi dan Logistik di Bali

Kenaikan harga Dexlite dan Pertamina Dex berpotensi menekan biaya operasional sektor transportasi dan logistik di Bali. Kedua jenis BBM tersebut banyak digunakan oleh angkutan barang, kendaraan niaga, dan kapal nelayan.

Meski demikian, Pertamina masih mempertahankan harga Biosolar bersubsidi di level Rp 6.800 per liter sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional dan meringankan beban pelaku usaha kecil.

Bagikan
Sumber: balipost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks