BULELENG — Penyaluran bantuan pangan menyasar ratusan warga di Kecamatan Kubutambahan sebagai langkah nyata dalam menghadapi dampak krisis ekonomi global. Kegiatan yang dipusatkan di kediaman Ketua Umum Suka Duka Semeton Bulian Bersatu (SBB) ini melibatkan berbagai tokoh masyarakat dan pegiat sosial di Bali Utara.
Ketua Umum Suka Duka SBB, Wayan Sumandra yang akrab disapa Pak Yan Indra, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk sinergi antara Semeton Man Dauh (SMD) Kabupaten Buleleng dengan SBB Desa Bulian. Bantuan diberikan secara langsung untuk memastikan kebutuhan pokok warga yang layak menerima dapat terpenuhi.
“Bantuan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat kurang mampu yang terdampak krisis ekonomi global. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus bergotong-royong dan saling membantu agar beban ekonomi bisa diringankan bersama,” ujar Pak Yan Indra.
Sembako Lengkap dan Sosialisasi Hidup Sehat
Setiap paket bantuan yang dibagikan berisi bahan pokok esensial, mulai dari beras, gula, kopi, telur, minyak goreng, hingga mie instan. Untuk menjaga ketertiban dan menghindari kerumunan, panitia mengatur jadwal pembagian secara bergiliran bagi para penerima manfaat.
Selain memberikan bantuan fisik, Pak Yan Indra juga mengingatkan warga untuk tetap memperhatikan kualitas kesehatan di tengah keterbatasan ekonomi. Ia menekankan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.
“Makanan sehat tidak harus mahal, yang penting nutrisinya lengkap,” tambahnya di sela-sela pembagian bantuan.
Wujud Investasi Karma dan Solidaritas Nyame Buleleng
Dewan Penasihat SBB dan SMD, Gde “Anggas” Agastia, yang hadir dalam kegiatan tersebut memaknai aksi sosial ini sebagai bagian dari kewajiban moral dan spiritual. Menurutnya, membantu sesama merupakan bentuk bakti yang tulus kepada leluhur dan Tuhan.
“Aksi sosial ini adalah investasi karma dan bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi dan para leluhur, serta bentuk cinta tulus kepada masyarakat dan nyame Buleleng yang membutuhkan,” kata Gde Agastia.
Ketua Umum SMD Kubutambahan, Nyoman Arya Astawa alias Man Dauh, menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Senada dengan itu, Sekretaris Desa Bulian, I Made Sudira, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kelompok masyarakat ini.
Pemerintah desa menilai bantuan tersebut sangat krusial dalam membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, khususnya bagi warga lansia yang sudah tidak produktif secara ekonomi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bendesa Adat Desa Bulian Jero Pasek dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.