Pencarian

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Puji Inovasi 4R Sekolah di Denpasar Bali

Kamis, 07 Mei 2026 • 19:31:00 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Puji Inovasi 4R Sekolah di Denpasar Bali
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengapresiasi inovasi 4R dalam pengelolaan lingkungan sekolah di Denpasar.

DENPASAR — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memuji kreativitas sekolah-sekolah di Denpasar dalam mengelola lingkungan melalui inovasi 4R. Kebijakan ini dianggap sebagai langkah konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional melalui lingkungan yang asri.

Apresiasi tersebut disampaikan saat pembukaan Denpasar Education Festival 2026 di Denpasar, Kamis (7/5). Abdul Mu’ti melihat langsung bagaimana sekolah secara konsisten menerapkan konsep 4R yang meliputi Reduce, Reuse, Recycle, dan Reproduce.

Mengapa Lingkungan Sekolah Berpengaruh pada Prestasi Siswa?

Mendikdasmen menyebut terdapat korelasi kuat antara kondisi fisik sekolah dengan semangat belajar anak didik. Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih dan tertata secara otomatis akan mendorong motivasi belajar anak-anak hingga mencapai hasil maksimal.

"Lingkungan sekolah akan nyaman kalau bersih dan tertata indah. Jika ini diterapkan di semua sekolah, kita akan memiliki generasi yang peduli lingkungan sekaligus berprestasi," ujar Abdul Mu’ti.

Langkah ini selaras dengan program Kemendikdasmen dalam mewujudkan budaya sekolah yang aman dan nyaman. Hal tersebut juga mendukung visi Presiden mengenai budaya ASRI, yakni akronim dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah di lingkungan pendidikan.

Inovasi 4R dan Konversi Sampah Menjadi Energi

Penerapan konsep daur ulang di sekolah-sekolah Bali dinilai berjalan secara konsisten. Abdul Mu’ti mengaku terkesan dengan kemampuan warga sekolah mengubah limbah menjadi produk yang memiliki nilai manfaat.

"Saya terus terang saja terkesima oleh sekolah-sekolah di Bali yang mampu mengolah sampah menjadi produk-produk yang bermanfaat. Ini adalah langkah penting dalam membangun budaya ramah lingkungan sejak dini," tambahnya.

Selain di sekolah, Mendikdasmen menggarisbawahi keberhasilan Pemerintah Kota Denpasar dalam membangun kesadaran memilah sampah sejak dari skala rumah tangga. Pola pengelolaan sampah organik secara mandiri hingga konversi menjadi sumber energi dianggap sebagai model yang patut dicontoh daerah lain di Indonesia.

Menjaga Citra Pariwisata Melalui Kesadaran Kolektif

Kesadaran menjaga kebersihan lingkungan ini tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan, tetapi juga memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata dunia. Kebersihan dan kenyamanan menjadi modal utama daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung.

"Pesona Bali ditentukan oleh kebersihan lingkungan, keramahan masyarakat, dan kenyamanan bagi siapa saja yang tinggal maupun berkunjung. Denpasar telah memberikan contoh nyata bagaimana masyarakat memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan," pungkasnya.

Melalui integrasi pendidikan lingkungan di sekolah, pemerintah berharap muncul generasi baru yang memiliki kepekaan tinggi terhadap pelestarian alam sekaligus mampu menjaga daya saing daerah di masa depan.

Bagikan
Sumber: balikonten.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks