Pencarian

Disdik Tabanan Segera Gabung Tiga SD demi Efisiensi Pendidikan

Rabu, 06 Mei 2026 • 11:50:06 WIB
Disdik Tabanan Segera Gabung Tiga SD demi Efisiensi Pendidikan
Dinas Pendidikan Tabanan siapkan penggabungan tiga SD untuk efisiensi sumber daya pendidikan.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabanan tengah mematangkan rencana penggabungan atau regrouping terhadap tiga sekolah dasar di wilayahnya. Langkah ini dikonfirmasi sebagai upaya strategis pemerintah daerah dalam melakukan efisiensi anggaran dan sumber daya manusia di sektor pendidikan.

Kepastian penggabungan ini muncul setelah adanya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi sekolah-sekolah di Tabanan. Fokus utama kebijakan ini menyasar sekolah yang dinilai tidak lagi efektif secara operasional, baik dari sisi jumlah siswa maupun ketersediaan tenaga pengajar.

Alasan Efisiensi di Balik Penggabungan Sekolah

Kebijakan penggabungan sekolah ini bukan tanpa alasan. Disdik Tabanan mengidentifikasi adanya kebutuhan mendesak untuk melakukan efisiensi besar-besaran guna memastikan anggaran pendidikan tepat sasaran. Sekolah yang memiliki jumlah siswa di bawah standar minimal seringkali menghadapi kendala dalam pemenuhan Biaya Operasional Sekolah (BOS).

Selain faktor anggaran, efisiensi ini juga bertujuan untuk pemerataan kualitas pendidikan. Dengan menggabungkan sekolah, pemerintah daerah dapat lebih mudah melakukan pengawasan, pemenuhan fasilitas sarana prasarana, serta distribusi guru yang lebih proporsional di setiap kelas.

Bagaimana Mekanisme Regrouping Siswa dan Guru?

Proses penggabungan ini dipastikan tetap mengutamakan hak-hak siswa dan tenaga pendidik. Siswa dari sekolah yang digabungkan akan dipindahkan ke sekolah terdekat yang memiliki fasilitas lebih memadai. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan iklim kompetisi belajar yang lebih sehat dengan jumlah teman sekelas yang ideal.

Bagi tenaga pengajar, khususnya guru dengan status Aparatur Sipil Negara (ASN), Disdik akan melakukan pemetaan ulang distribusi tugas. Penataan ini dilakukan agar tidak ada guru yang kehilangan jam mengajar, sekaligus menutupi kekurangan tenaga pendidik di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Tabanan.

Pemerintah kabupaten kini tengah mensosialisasikan rencana ini kepada pihak sekolah dan orang tua siswa. Koordinasi intensif terus dilakukan agar masa transisi perpindahan sekolah dapat berjalan lancar tanpa mengganggu kalender akademik yang sedang berjalan.

Bagikan
Sumber: radarbali.jawapos.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks