Lomba Karaoke Lagu Nasional di Buleleng: Putri Koster Sebut Cara Kreatif Tanamkan Patriotisme ke Generasi Muda

Penulis: Candra Setiabudi  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 15:57:01 WIB
Putri Koster menilai lomba karaoke lagu nasional di Buleleng sebagai cara kreatif menanamkan patriotisme kepada generasi muda.

BULELENG — Lomba Karaoke Lagu Nasional Kepahlawanan di Desa Sembiran, Buleleng, menjadi sorotan Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster. Ia menilai inisiatif Karang Taruna setempat ini bukan sekadar ajang bernyanyi, melainkan sarana strategis mengenalkan kembali nilai perjuangan kepada generasi muda di era digital.

Kegiatan yang digelar di Wantilan Desa Sembiran ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 37 peserta yang terbagi dalam kategori anak-anak dan remaja tampil membawakan lagu-lagu nasional dan perjuangan setelah melewati seleksi pada 8 Agustus 2026.

Mengisi Kemerdekaan dari Pijakan Masing-Masing

Di hadapan peserta dan warga, Putri Koster mengingatkan bahwa generasi saat ini memiliki tanggung jawab berbeda dibanding para pahlawan. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan mengangkat senjata, kini perjuangan diwujudkan melalui karya dan aktivitas positif sesuai bidang masing-masing.

"Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dari pijakan masing-masing sesuai dengan profesi yang ditekuni," ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari keterangan resmi.

Menurutnya, semangat cinta tanah air, keberanian, pengorbanan, persatuan, hingga sikap pantang menyerah harus terus diwariskan. Pendekatan yang dekat dengan kehidupan anak muda menjadi kunci agar nilai-nilai tersebut tidak dianggap usang.

Melawan Dominasi Lagu Populer di Media Sosial

Ketua Panitia Lomba, Wayan Edi Gunawan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini lahir dari keprihatinan terhadap kuatnya pengaruh lagu-lagu populer di media sosial. Banyak anak dan remaja yang hafal lagu TikTok, tetapi asing dengan lagu-lagu perjuangan yang sarat makna sejarah.

"Jadi, anak-anak jangan hanya tahu dan hafal lagu TikTok. Ada lagu-lagu yang diciptakan sebagai penyemangat perjuangan saat merebut kemerdekaan. Syairnya masih relevan untuk menjaga semangat kita dalam mengisi kemerdekaan," imbuhnya.

Putri Koster menambahkan, lagu-lagu nasional dan perjuangan mengandung pesan patriotisme yang kuat. Ia berharap para peserta tidak sekadar menguasai lirik dan teknik vokal, tetapi juga memahami makna setiap syair yang dibawakan.

"Lagu-lagu nasional dan perjuangan mengandung semangat patriotisme para pahlawan. Kita titipkan semangat itu kepada anak-anak melalui pemahaman terhadap lagu-lagu kebangsaan," tuturnya.

Menjaga Kedaulatan dari Bentuk Penjajahan Baru

Lebih jauh, Putri Koster mengajak generasi muda di Desa Sembiran untuk menjaga persatuan dan kedaulatan Indonesia. Menurutnya, mempertahankan kemerdekaan merupakan tanggung jawab bersama agar bangsa tidak kembali mengalami penjajahan dalam bentuk apa pun.

Edi Gunawan menegaskan bahwa penyelenggara tidak ingin kegiatan ini berhenti pada kemampuan menghafal lagu. Target utamanya adalah menumbuhkan pemahaman dan menginternalisasi nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari sebagai generasi penerus bangsa.

Reporter: Candra Setiabudi
Sumber: updatebali.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top