PLN Siagakan 45.000 Personel dan 1.517 Genset untuk Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Dirut Turun Langsung ke NTT

Penulis: Agus Hermawan  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:17:01 WIB
PLN menyiagakan 45.000 personel dan 1.517 genset untuk mengawal kelistrikan pada perayaan HUT ke-81 RI di seluruh Indonesia.

BALIPLN memproyeksikan beban puncak kelistrikan nasional pada puncak perayaan kemerdekaan nanti mencapai 42,6 gigawatt (GW). Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, memastikan daya mampu pembangkit yang tersedia jauh lebih besar, yakni 51,6 GW. Artinya, perusahaan memiliki surplus daya sekitar 9 GW atau setara 21,1 persen dari kebutuhan puncak.

“Sejak awal Agustus, PLN sudah bergerak full. Kami sudah cek satu per satu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi dan jalur di sekitar lokasi kegiatan,” ujar Darmawan dalam konferensi pers di PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, yang diikuti jajaran direksi dari UIP2B Jamali Depok.

Pengamanan Berlapis di Istana dan Daerah Rawan

Untuk lokasi Istana Kepresidenan, PLN menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan hingga lima lapis. Sistem itu meliputi pembangkit, penyulang, sistem digital SCADA, UPS, hingga genset cadangan. Di luar itu, perusahaan juga menyiagakan 1.517 unit genset, 559 unit UPS, dan 1.286 unit gardu bergerak yang tersebar di berbagai titik strategis.

Dukungan logistik lain yang disiapkan antara lain 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, dan 3.583 motor operasional. Seluruh aset ini ditempatkan di titik-titik yang dianggap rawan gangguan atau menjadi pusat kegiatan upacara.

Pulihkan Listrik Flores Pasca-Gempa dan Sistem Kalimantan

Dalam kesempatan yang sama, Darmawan mengungkapkan progres pemulihan kelistrikan di Flores, NTT, pascagempa bumi yang melanda wilayah tersebut. Tim teknis langsung bergerak begitu bencana terjadi tanpa menunggu instruksi lanjutan. Hasilnya, 11 gardu induk yang sempat terdampak sudah kembali bertegangan pada Sabtu sore.

“Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu. Apa yang bisa langsung diperbaiki, baik gardu induk, jaringan distribusi, maupun fasilitas lainnya, langsung kami kerjakan,” kata Darmawan. Proses penormalan kini dilakukan secara bertahap hingga ke rumah pelanggan, dengan koordinasi erat bersama pemerintah daerah, BPBD, TNI, dan Polri.

PLN juga memastikan sistem kelistrikan Kalimantan yang sempat terganggu akibat kendala teknis pada pembangkit kini berangsur pulih. Tambahan pasokan dari dua pembangkit disebut telah memperkuat sistem kelistrikan di pulau tersebut.

Koordinasi Lintas Kementerian untuk Kelancaran Upacara

Darmawan menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian ESDM, Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara. Menurutnya, koordinasi lintas kementerian ini menjadi kunci dalam memastikan ketersediaan energi nasional menghadapi hari kemerdekaan.

“Dukungan penuh dari Pemerintah membuat kami bisa bergerak lebih kuat. Kami ingin memastikan setiap titik yang mendukung upacara dan rangkaian peringatan kemerdekaan, baik di tingkat nasional maupun daerah, listriknya andal dan tercukupi,” tegas Darmawan.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan ini merupakan bentuk pengabdian yang melanjutkan semangat perjuangan para pendahulu bangsa. “PLN hari ini all out, fokus total. Kami siap mengawal kelistrikan HUT ke-81 RI di seluruh tanah air,” pungkasnya.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: kalselpos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top