Menkomdigi Peringati Harkitnas di Badung, Ajak Masyarakat Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

Penulis: Agus Hermawan  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:46:07 WIB
Menkomdigi menjadi inspektur upacara peringatan Harkitnas ke-118 di Kabupaten Badung.

BADUNG — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Badung, Bali, menjadi panggung bagi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) untuk menyampaikan pesan strategis tentang masa depan bangsa. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga tunas bangsa sebagai pilar utama kedaulatan negara di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

"Semua harus meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa," ujar Menkomdigi dalam acara yang digelar di pusat Kabupaten Badung, Kamis (22/5/2025). Pesan ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang telah diraih harus dirawat dengan semangat kebangsaan yang kokoh.

Asta Cita Jadi Kompas Perubahan Bangsa

Dalam kesempatan itu, Menkomdigi menyoroti Asta Cita, delapan misi besar yang harus dicapai bersama, sebagai kompas utama pembangunan nasional. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus menjadikan misi ini sebagai pedoman untuk menghadirkan perubahan nyata dan terukur.

"Asta Cita bukan sekadar dokumen, melainkan peta jalan yang harus kita tempuh bersama," tegasnya. Delapan misi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari ketahanan pangan, energi, hingga transformasi digital yang inklusif.

Mengapa Harkitnas Relevan di Era Digital

Momentum Harkitnas ke-118 di Badung ini menjadi relevan di tengah derasnya arus informasi digital. Menkomdigi mengingatkan bahwa kedaulatan negara tidak hanya soal batas wilayah, tetapi juga kemampuan bangsa menjaga nilai-nilai kebangsaan dari gempuran disinformasi dan polarisasi.

Ia menambahkan, generasi muda sebagai tunas bangsa harus dibekali literasi digital yang kuat agar tidak mudah terpecah belah. "Kedaulatan negara hari ini juga dipertaruhkan di ruang digital," ucapnya.

Fakta Singkat Peringatan Harkitnas ke-118 di Badung

  • Acara digelar di Kabupaten Badung, Bali, dengan dihadiri pejabat pusat dan daerah
  • Menkomdigi menjadi inspektur upacara dan menyampaikan pidato kebangsaan
  • Asta Cita ditegaskan sebagai delapan misi besar yang menjadi kompas perubahan bangsa
  • Pesan utama: menjaga tunas bangsa demi kedaulatan negara di era digital

Dampak Langsung bagi Masyarakat Badung

Peringatan Harkitnas di Badung bukan sekadar seremoni. Masyarakat setempat diajak untuk mengimplementasikan semangat kebangkitan nasional dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari gotong royong menjaga lingkungan hingga aktif berpartisipasi dalam program pembangunan desa.

Pemerintah Kabupaten Badung sendiri telah menyiapkan sektor digital sebagai salah satu prioritas pembangunan. Kehadiran Menkomdigi diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan transformasi digital yang merata.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: radarbali.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top