KLUNGKUNG — Target distribusi makanan bergizi dari Dapur SPPG Polres Klungkung untuk 3.000 penerima manfaat per bulan masih belum terpenuhi. Hingga evaluasi terakhir, program yang menyasar 10 sekolah—mencakup 7 SD, 2 TK, dan 1 SMP—baru melayani 2.135 orang atau sekitar 71 persen dari sasaran.
Kesenjangan ini menjadi salah satu sorotan dalam Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Bulanan yang dipimpin Wakapolres Klungkung Kompol I Made Ariawan P., S.H., di Jalan Kusanegara, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Senin (18/5). Rapat tersebut dihadiri jajaran Kabag SDM, Kabag Ren, Kasat Intelkam, Kapolsek Dawan, hingga pengurus Bhayangkari SPPG.
Dalam arahannya, Wakapolres menegaskan bahwa rapat evaluasi rutin ini bukan sekadar seremoni. Menurutnya, forum ini menjadi wadah untuk menyerap kendala operasional dari setiap bidang dan mencari solusi bersama. "Khususnya terkait operasional dan pengelolaan SPPG," ujarnya dalam paparan yang dikutip dari rilis Humas Polres Klungkung.
Ia menyoroti beberapa aspek teknis yang harus diperketat. Penegakan SOP pembuangan sisa makanan, perawatan sarana prasarana, pengelolaan limbah, hingga pengawasan keamanan dapur menjadi poin utama yang ditekankan. Kebersihan dapur dinilai sebagai fondasi utama untuk mencegah gangguan kesehatan pada penerima manfaat.
Distribusi makanan saat ini mengandalkan dua unit kendaraan operasional. Meski distribusi dilaporkan berjalan aman dan lancar, cakupan geografis di Kecamatan Dawan dan sekitarnya masih menjadi tantangan untuk mencapai target 3.000 penerima. Peningkatan jumlah penerima menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi oleh tim SPPG.
Selain aspek logistik, kesejahteraan relawan juga mendapat perhatian. Wakapolres mendorong kegiatan olahraga bersama, pemeriksaan kesehatan berkala, dan briefing rutin bagi para relawan dapur. Langkah ini diambil untuk menjaga semangat kerja tim yang setiap hari mengolah dan mendistribusikan makanan bergizi.
Anev bulanan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi menyeluruh pelaksanaan program makan bergizi gratis. Mulai dari pengelolaan anggaran, optimalisasi sarana prasarana, hingga jaminan keamanan pangan bagi anak-anak sekolah. Polres Klungkung berharap dengan evaluasi ketat, target 3.000 penerima manfaat bisa tercapai penuh pada bulan-bulan mendatang.