Pencarian

Mazda Resmikan Pabrik Perakitan Rp400 Miliar di Citeureup Bogor, CX-30 Model Pertama

Kamis, 06 Agustus 2026 • 03:22:31 WIB
Mazda Resmikan Pabrik Perakitan Rp400 Miliar di Citeureup Bogor, CX-30 Model Pertama
Mazda meresmikan pabrik perakitan senilai Rp400 miliar di Citeureup, Bogor, dengan CX-30 sebagai model pertama yang dirakit.

BALI — Peresmian ini menandai lompatan besar bagi Mazda di pasar Indonesia setelah sembilan tahun beroperasi sebagai Agen Pemegang Merek (APM) sejak 2017. Berbeda dengan merek lain yang kerap berbagi lini produksi, pabrik ini dirancang khusus untuk kendaraan Mazda dengan seluruh peralatan dan metode kerja mengikuti standar pabrikan asal Hiroshima tersebut.

"Peresmian Mazda Indonesia Plant bukan sekadar menghadirkan fasilitas perakitan pertama Mazda di Indonesia, tetapi juga menjadi fondasi bagi masa depan Mazda di Indonesia," ujar Ricky Thio, President Director PT Eurokars Produksi Pratama, dalam keterangan resmi Selasa (28/7). Ricky juga menjabat sebagai Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia.

Alur Produksi Berbasis Sistem Digital dan Standar Global

Proses perakitan di pabrik ini mengadopsi alur CKD (completely knocked down) yang dikelola melalui Warehouse Management System (WMS). Komponen yang masuk melewati proses kitting sebelum didistribusikan ke tiap stasiun perakitan sesuai urutan produksi yang ditentukan.

Seluruh aktivitas pabrik dikendalikan oleh Manufacturing Execution System atau Assembly Line Control. Sistem ini memastikan setiap komponen, proses, dan kendaraan terdokumentasi secara digital, sehingga jejak produksi dapat dilacak penuh.

Lintasan Uji Khusus dan Prinsip Quality Before Volume

Setiap unit yang keluar dari lini perakitan tidak langsung dikirim ke diler. Kendaraan menjalani serangkaian pengujian ketat mulai dari body setting, wheel alignment, hingga dynamic test di lintasan uji khusus yang mensimulasikan berbagai karakter jalan. Pengujian berlanjut ke water leak test, under body inspection, final inspection, dan product audit.

Hasil seluruh inspeksi dievaluasi di Audit Room menggunakan standar Mazda Quality Index for Customer (MQIC). Standar kerja dan inspeksi mengacu pada Instruction Sheets for Operation (ISFO) serta Instruction Sheets for Inspection (ISFI) yang dikendalikan langsung Mazda Motor Corporation.

Mazda menerapkan prinsip Quality Before Volume di fasilitas ini. Kapasitas produksi baru akan dinaikkan setelah standar kualitas terpenuhi, dengan audit pihak ketiga dari lembaga independen internasional sebagai lapisan pengawasan tambahan.

Transfer Teknologi dan Target Pengembangan ke Depan

Personel produksi lokal disebut menjalani pelatihan intensif dengan pendampingan tenaga ahli Mazda Motor Corporation. Ini menjadi bagian dari transfer pengetahuan manufaktur kepada sumber daya manusia Indonesia, bukan sekadar perakitan semata.

"Ke depan, Mazda Indonesia Plant akan menjadi fondasi bagi pengembangan manufaktur Mazda di Indonesia, mulai dari pengembangan model-model baru, peningkatan kapasitas produksi secara bertahap, hingga penguatan kolaborasi dengan industri pendukung nasional," kata Ricky Thio.

Peresmian pabrik ini dihadiri jajaran Kementerian Perindustrian dan pimpinan Eurokars Group. Dengan beroperasinya fasilitas ini, Mazda menegaskan komitmen jangka panjangnya di pasar Indonesia yang selama ini mengandalkan kendaraan impor utuh (CBU).

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks